Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jelang SEA Games Thailand 2025, Ini Program TC dan Uji Coba Timnas Hockey Indonesia

Jelang SEA Games Thailand 2025, Ini Program TC dan Uji Coba Timnas Hockey Indonesia
Timnas Hockey Putra Indonesia. (Foto: PP FHI)
Kamis, 09 Oktober 2025 13:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Cabang olahraga hockey memang tidak sepopuler sepakbola atau bulutangkis. Namun, perjalanan panjang hockey Indonesia cukup menarik diikuti. Dari mulai terjadinya dualisme kepengurusan yang akhirnya dapat diselesaikan, hingga keberhasilan meraih medali emas SEA Games.

Tinta emas itu terukir saat Timnas putra Hockey Indoor Indonesia bentukan Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) pimmpinan Mayjend Budi Sulistijono dengan Sekjen Yasser Arafat Suaidy pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023.

Dalam laga final krusial, Pasukan Garuda asuhan pelatih asal Malaysia Dhaarma Raj berhasil meruntuhkan dominasi Malaysia sekaligus mencetak sejarah untuk pertama kali menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia dalam sejarah keikutsertaan pada pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara.

Keberhasilan Yasser Arafat Suaidy, mantan pemain hockey, membangun prestasi Hockey Indonesia memang pantas mendapat perhatian dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Apalagi, peternak sapi tidak sedikit mengorbankan materi dan waktunya dalam menjalankan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara mandiri yang menghasilkan 1 medali emas dan tiga perunggu di Kamboja tersebut.

Menghadapi SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Thailand, 9-20 Desember 2025 mendatang, kata Sekjen PP FHI Yasser Arafat Suaidy di Jakarta, kemarin, pihaknya tetap komitmen dalam meningkatkan prestasi atlet hockey Indonesia dengan menggelar pelatnas lebih awal secara mandiri mulai April 2025 meskipun belum mendapatkan bantuan dari Kemenpora.

Dari 90 atlet hockey putra dan putri terbaik yang direkrut dari hasil Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumatera Utara (Sumut)-Aceh 2024 yang sudah menjalani pelatnas telah diseleksi menjadi 60 atlet. Mereka akan diturunkan untuk berburu 6 medali emas yang diperebutkan dari nomor Hockey Indoor, Hockey Outdoor dan Hockey 5s putra dan putri.

“Sejak awal, PP FHI sudah memasang target 2 medali emas dan 4 medali perak di SEA Games Thailand 2025. Makanya, kami mengambil keputusan tetap menjalankan program pelatnas secara mandiri mulai April 2025 dalam upaya memenuhi target tersebut meskipun Kemenpora awalnya merencanakan mengucurkan anggarannya untuk 12 atlet indoor putra saja pada awal April, dan mulai September 2025 memberikan tambahan 22 atlet terkait efisiensi anggaran,” kata Yasser.

Dari 60 atlet hockey tersebut, kata Yasser, tidak semua dibiayai Kemenpora. Hanya, 34 pemain hockey yang dibiayai dengan rincian 12 pemain Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia dan tambahan 22 pemain hockey lainnya yang diputuskan Tim Review Kemenpora pimpinan Del Asri. Sisanya 26 pemain hockey dibiayai mandiri.

"PP FHI menerima keputusan Tim Review Kemenpora terkait jumlah atlet hockey tersebut tetapi kami bertekad terus mempersiapkan 26 pemain lainnya dengan biaya mandiri agar bisa tampil dan memberikan prestasi di semua nomor yang dipertandingkan. Karena, kami yakin Pak Menpora Erick Thohir itu sangat menghargai upaya induk organisasi dalam membangun prestasi dengan menggunakan biaya mandiri,” ujarnya.

Mengingat persaingan cukup ketat di Thailand nanti, jelas Yasser, Timnas Hockey Indonesia telah menjalani Trainning Camp (TC) dan serangkaian uji coba di berbagai turnamen di luar negeri. Tujuannya, menambah jam terbang dan memperkuat kerjasama tim dalam upaya meningkatkan prestasi.

Timnas Hockey Outdoor dan Hockey 5s Putra dan Putri Indonesia yang beranggotakan 36 pemain didampingi 10 ofisial sudah menjalani TC di Australia dan sudah tiba di Tanah Air 28 September 2025 lalu. Sedangkan Timnas Hockey Indoor Putra dan Putri Indonesia berangkat ke Kazakhstan dari mulai 28 September hingga 14 Oktober 2025.

“Dalam rangkaian uji coba tersebut, Timnas Hockey Outdoor Indonesia mengalami peningkatan prestasi yang cukup bagus (kalah, draw dan menang di game terakhir). Begitu juga Timnas Hockey 5s Indonesia yang sukses mengalahkan Tim Hockey Darwin yang diperkuat beberapa mantan pemain nasional Australia. Kita akan tetap menjadikan seluruh rangkaian uji coba sebagai bahan evaluasi dalam rangka penyempurnaan penampilan seluruh Timnas Hockey Indonesia di Thailand nanti,” paparnya.

Khusus Timnas Hockey Putri Indonesia, lanjut Yasser, akan diterjunkan pada Turnamen Hockey Piala Asia Tengah 2025 yang akan berlangsung di Uzbekistan, 10-17 Oktober 2025. Selanjutnya di bulan November 2025, Timnas Outdoor dan Hockey 5s akan melanjutkan TC di Perth, Australia dan Tim Indoor Putra akan TC ke Spanyol dan Jerman. ***

wwwwww