Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jakarta Gymnastics 2025 Tanpa Atlet Israel

Jakarta Gymnastics 2025 Tanpa Atlet Israel
Ketua Umum Gimnastik Indonesia Ita Yuliati dan Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Jum'at, 10 Oktober 2025 12:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Federasi Gimnastik Indonesia menegaskan posisinya sejalan dengan pemerintah dan masyarakat Indonesia terkait partisipasi delegasi Israel dalam the 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship (Jakarta Gymnastics 2025) di Indonesia Arena, Jakarta, 19-25 Oktober 2025.

Sejak ditunjuk sebagai tuan rumah, Gimnastik Indonesia menyampaikan posisi Indonesia kepada Federasi Gimnastik Internasional (FIG) terkait status hubungan diplomatik negara-negara peserta, agar dapat menyesuaikan situasi dan kondisi di Tanah Air. Salah satu negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia adalah Israel.

“Ini adalah event resmi FIG dan Gimnastik Indonesia berperan sebagai Local Organizing Committee (LOC). Terkait regulasi, sistem, registrasi, dan keputusan terkait negara peserta, sepenuhnya menjadi kewenangan FIG,” ucap Ketua Umum Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati.

Sehubungan dengan posisi Indonesia, ditambah situasi yang terjadi akhir-akhir ini, rapat Executive Committee FIG di Lausanne, Swiss, Kamis (10/10/2025), memutuskan bahwa atlet Israel tidak akan ambil bagian dalam Jakarta Gymnastics 2025.

“Alhamdulillah, FIG mendukung posisi Indonesia. Dukungan FIG amat penting karena Federasi Gimnastik Indonesia selalu taat konstitusi dan memprioritaskan keselamatan para atlet dan seluruh delegasi 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championship lainnya. Sehingga bisa Kami tegaskan lagi, Israel tidak akan tampil dalam event ini,” tegas Ita.

Dengan jelasnya situasi ini, Ita mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan ajang ini dan meletakkan batu pijakan (milestone) perkembangan olahraga gimnastik di Indonesia.

Terkait situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya di Gaza, Gimnastik Indonesia juga tegas mendukung setiap upaya untuk membawa perdamaian. “Kami terus mendoakan agar perdamaian segera tercipta di tanah Gaza,” tutup Ita.

Sementara itu, menanggapi dinamika terkait kehadiran kontingen Israel, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyatakan bahwa NOC Indonesia menghormati keputusan tersebut.

“Keputusan yang diambil tentu melalui banyak pertimbangan. Justru ada kepentingan yang lebih besar yang perlu dijaga, yakni memastikan kejuaraan dunia berjalan aman, tertib, dan sukses untuk semua pihak,” kata Okto, panggilan karibnya.

FIG Artistic Gymnastics World Championships telah berlangsung sejak tahun 1903 dengan penyelenggaraan perdana di Antwerp, Belgia. Jakarta adalah kota pertama di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah sepanjang sejarah penyelenggaraan. ***

wwwwww