Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Erick Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Prestasi Akuatik Indonesia

Menpora Erick Tegaskan Komitmen Dukungan untuk Prestasi Akuatik Indonesia
Menpora Erick Thohir. (Foto:Kemenpora)
Jum'at, 24 Oktober 2025 19:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menerima audiensi Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) di Lantai 10, Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Audiensi ini membahas terkait perkembangan pembinaan prestasi akuatik Indonesia.

“Hal ini sejalan upaya kita membuat roadmap mengenai cabang-cabang olahraga unggulan ke depan yang jumlahnya kurang lebih 17. Kita tahu akuatik, senam, dan atletik itu mother of sports, dimana banyak kesempatan juga mendapatkan medali kalau kita serius membangunnya,” ungkap Menpora Erick.

Disampaikan Menpora Erick, audiensi ini menguraikan rencana program akuatik untuk SEA Games, Asian Games, dan bahkan Olimpiade. Rencana program ini sejalan roadmap yang sedang diperbaiki Kemenpora saat ini. Karena itu, Kemenpora sepakat akan mendukung roadmap yang dibangun oleh cabor akuatik, termasuk pengiriman atlet untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan dunia.

“Alhamdulillah tadi juga dilaporkan tim verifikasi Kemenpora sudah 70-80 persen mencapai kesepakatan dengan akuatik untuk SEA Games. Saya juga sudah dapat laporan selama dua hari ini, sudah ada 10 cabang olahraga, salah satunya akuatik,” terang Menpora Erick.

“Kami juga ke depan sedang menyelaraskan mengenai anggaran sesuai dengan garis besar yang disepakati ke depan,” imbuhnya.

Audiensi ini juga menyinggung potensi perolehan medali cabang olahraga akuatik dalam SEA Games 2025 yang akan datang. Kemenpora dalam hal ini akan mendukung target tiga medali emas yang dicanangkan PB AI dalam SEA Games.

“Kita akan dukung. Tetapi kalau nanti dapat empat emas atau lima emas, tentu alhamdulillah. Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Anin, PB AI pasti ingin target yang terbaik,” tutur Menpora.

Sementara itu Ketua Umum (Ketum) PB AI Anindya Bakrie menyampaikan, pihaknya tengah serius dalam mengembangkan prestasi nomor-nomor olahraga yang berada dalam naungan organisasinya. Meliputi renang, polo air, renang perairan terbuka, renang artistik, hingga loncat indah.

“Nah ini semua kami seriusi dengan fokus bagaimana 2028 dan 2032 di Olimpiade, mulai dari Los Angeles ke Brisbane kita mempunyai grafik yang baik. Di mana yang selama ini kita belum pernah mencapai kualifikasi A, kita jadi bisa mencapai, syukur-syukur ada jalan untuk mendapatkan medali,” urai Ketum PB AI.

Menurut Ketum Anindya, memang tidak mudah dalam menggapai semua target prestasi tersebut. Namun PB AI berambisi besar untuk kebanggaan bangsa dengan segala macam cara dilakukan. Termasuk menjaring perenang-perenang yang bisa disekolahkan ke luar negeri untuk belajar dalam lingkungan kompetisi yang sudah terbentuk.

“Tentu juga untuk melakukan pembinaan dari usia muda, untuk bisa bertanding dan bersekolah di luar negeri,” sebut Ketum PB AI.

Dalam upaya prestasi akuatik tersebut, PB AI melakukan beragam kesepakatan, termasuk dengan Kemenpora sebagai bagian pemerintah. Ketum Anindya berharap renang sebagai mother of sport bisa juga menjadi ladang medali buat indonesia ke depannya.

“Selebihnya kerja sama kita lanjutkan dan terima kasih untuk dukungannya, kami akan lakukan yang terbaik,” ujar Ketum PB AI.

Perihal target di SEA Games, Ketum Anindya menyebut sudah mengetahui nomor-nomor dan cabang-cabang mana saja yang berpotensi. PB AI cukup optimistis para atlet akuatik bisa menampilkan performa terbaik saat SEA Games nanti, apalagi mereka sudah memecahkan rekor-rekor nasional dari waktu ke waktu.

“Kami mengerti bahwa fokus dari pemerintahan dan juga Pak Erick adalah bagaimana atlet-atlet kita ini bisa berlatih dan bertanding di skala internasional. Itu menjadi fokus kita pada saat ini,” tandasnya. ***

wwwwww