Rayakan Raihan Emas Floor Exercise, Jake Jarman Akan Liburan di Bali
![]() |
| Gymnast Inggris Luke Whitehouse (kiri) & Jake Jarman (kanan)./JAGOC |
Penulis: Azhari Nasution
Jake Jarman menjadi yang terbaik dengan mencatat 14.866 poin. Catatan ini lebih tinggi dari babak kualifikasi, di mana gymnast 23 tahun itu mencatat 14.700 poin.
Jarman mengaku senang dengan raihan emas ini, apalagi setelah ia gagal melaju ke final vault yang notabene apparatus andalannya. “Vault itu sebenarnya nomor andalan saya, gelar yang paling ingin saya pertahankan [dan] gagal lolos ke final agak membuat frustrasi,” kata Jarman.
Dalam world championships dua tahun lalu, Jarman memang menyabet emas nomor tersebut. “Luar biasa… Bisa pulang dengan medali emas [floor exercise], apalagi podium satu-dua untuk Inggris, rasanya lumayan bisa menebus semua itu,” lanjut Jarman.
Selain meraih emas vault pada world championships Antwerpen 2023, Jarman juga merupakan peraih medali perunggu floor exercise pada Olimpiade Paris 2022.
Medali perak disabet kompatriot Jarman, Luke Whitehouse, usai meraih 14.666 poin. Raihan ini tergolong mengejutkan lantaran saat kualifikasi, gymnast 23 tahun hanya menduduki peringkat ke-8 atau batas akhir untuk dapat melaju ke final, dengan 13.866 poin.
Whitehouse mengaku senang dengan medali world championships pertamanya yang disabet di Jakarta. “Saya sangat senang dan bangga [bisa mendapat perak],” kata Whitehouse sembari menyebut ingin berlibur di Bali untuk merayakan raihan ini.
Gymnast 23 tahun itu sebelumnya memang hanya malang melintang di level kontinental, meraih emas floor exercise european championships tiga tahun berturut-turut: 2023 hingga 2025.
Lantas, apakah ia terkejut dengan raihan perak? Atau, sejatinya sudah menyangka?
“Bisa dibilang eggak terlalu menyangka, karena tidak ada yang benar-benar pasti. Tapi, ini [medali wordl championships] jelas salah satu hal yang saya saya incar sejak lama.”
Medali perunggu diraih gymnast Filipina Carlos Yulo yang mencatat 14.533 poin.
Raihan poin lebih rendah ketimbang babak kualifikasi, saat Yulo mencatat 14.566 dan berada di posisi kedua.
Meski tak sebaik babak kualifikasi, Yulo mengaku tak kecewa. “Tidak ada penyesalan. Saya sudah melakukan yang terbaik,” ujar Yulo, seraya menambahkan bahwa masih banyak ruang untuk memperbaiki diri di masa mendatang.
“Hari ini merupakan championships yang bagus untuk saya. Saya memang merasa bisa melakukannya lebih baik, tapi saya hanya ingin menjalaninya satu per satu. Saya sangat senang dan bersyukur masih bisa menunjukkan kemampuan saya.” ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













