KADIN DKI Gandeng BPPBJ dan LKPP Tingkatkan Pemahaman e-Katalog 6.0
![]() |
| KADIN DKI inisiasi seminar pengadaan barang dan jasa. (Ist) |
Kamis, 30 Oktober 2025 20:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta bersinergi dengan Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar Seminar Nasional bertajuk "Strategi Efektif Mengikuti Pengadaan pada Lembaga Pemerintah dan BUMN Melalui E-Purchasing dengan e-Katalog Versi 6.0".
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat ini menjadi momentum penting bagi dunia usaha di Jakarta untuk memahami lebih dalam transformasi digital pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-Katalog versi terbaru yang kini menjadi tulang punggung efisiensi dan transparansi dalam proses e-Purchasing.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pengadaan untuk menciptakan sistem yang lebih terbuka, efisien, dan akuntabel.
"E-purchasing dan e-Katalog versi 6.0 ini menjadi pintu utama bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah dan BUMN secara lebih transparan dan efektif," kata Diana, Kamis (30/10/2025).
Diana juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi pelaku usaha, mulai dari kendala akses jaringan internet, kualitas tampilan produk, hingga integrasi sistem pembayaran. Melalui seminar ini, pihaknya berharap berbagai kendala tersebut dapat dicari solusinya.
"Workshop ini menjadi penting agar para pelaku usaha memahami cara optimal memanfaatkan e-Katalog versi 6.0. KADIN DKI mendorong seluruh anggotanya untuk beradaptasi dengan sistem ini agar proses pengadaan semakin cepat dan bebas praktik birokrasi berbelit," jelasnya.
Menurutnya, sistem e-Katalog 6.0 bukan hanya mempermudah proses pengadaan, tapi juga menjadi filter alami agar perusahaan yang benar-benar memiliki kualitas terbaik bisa bersaing dan menjadi pemenang.
"KADIN DKI Jakarta berkomitmen komitmennya untuk terus mendukung para anggota dalam menguasai sistem pengadaan digital sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang bersih, modern, dan kompetitif," pungkas Diana.
Untuk diketahui, selain Diana Dewi, hadir pula sebagai narasumber Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Yulianto Prihandoyo; perwakilan Pelindo, Andri Kurniawan; dan Wuri Mahanani dari BPPBJ DKI Jakarta dengan Ari Budi Christanto sebagai moderator.
Dalam paparannya, para narasumber menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk dan layanan agar pelaku usaha dapat bersaing secara sehat di platform e-Katalog nasional. ***
| Kategori | : | Ekonomi, DKI Jakarta |













