Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  PON

Purbaya Naik Takhta, Keraton Surakarta Resmi Miliki Raja Baru PB XIV

Purbaya Naik Takhta, Keraton Surakarta Resmi Miliki Raja Baru PB XIV
Rabu, 05 November 2025 17:11 WIB
SOLO – Upacara perpisahan untuk Paku Buwono (PB) XIII di Keraton Surakarta Hadiningrat berubah menjadi momen sejarah. Sang putra mahkota, KGPAA Hamangkunegara Sudibyo Rajaputra Mataram atau Purbaya, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai penerus tahta dengan gelar Sampéyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakoe Boewono Patbelas (PB XIV), Rabu (5/11/2025).

Deklarasi itu disampaikan langsung di Sasana Sewaka, Keraton Solo, beberapa saat sebelum jenazah PB XIII diberangkatkan menuju makam raja-raja di Imogiri, Yogyakarta. Dengan mengenakan busana kebesaran beskap biru dan blangkon, Purbaya berdiri di hadapan keluarga dalem dan abdi keraton, menyampaikan sabda dalem dengan suara tegas.

“Mundhi dhawuh sabda Dalem Sampéyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakoe Boewono Tigawelas... Ingsun Kanjeng Gusti Pangéran Adipati Anom Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Naréndra Mataram... hanglintir kaprabon Dalem minangka Sri Susuhunan Karaton Surakarta Hadiningrat, kanthi sesebutan SAMPÉYANDALEM INGKANG SINUHUN KANGJENG SUSUHUNAN PAKOE BOEWONO PATBELAS,” ucap Purbaya dalam bahasa Jawa krama inggil.

Sebelum deklarasi, Purbaya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendampingi sang ayahanda selama masa perawatan hingga wafatnya.

“Semoga segala perhatian dan ketulusan hati yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang menambah kemuliaan nama di tengah masyarakat,” ujarnya.

Usai pembacaan sabda dalem, Purbaya menutup sambutan dengan perintah agar prosesi pemakaman segera dilakukan. “Selanjutnya, saya perintahkan, jenazah ayahanda segera berangkatkan ke Pajimatan Imogiri. Laksanakan!” katanya dengan suara mantap.

Kerabat Keraton Surakarta, KP Dani Nur Adiningrat, menjelaskan bahwa deklarasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan di Keraton Surakarta Hadiningrat. Menurutnya, langkah itu sudah sesuai tradisi karena Purbaya sebelumnya telah menjabat sebagai Adipati Anom atau putra mahkota.

“Deklarasi ini penting agar tidak ada kekosongan kepemimpinan. Sejak sambutan tadi, beliau resmi sebagai Paku Buwono XIV,” ungkap Dani.

Momen bersejarah itu disaksikan oleh keluarga besar keraton, abdi dalem, dan masyarakat yang memadati area Sasana Sewaka. Tangis haru bercampur khidmat, menandai peralihan takhta dari PB XIII kepada PB XIV yang kini menjadi simbol kelanjutan tradisi dan martabat Keraton Surakarta Hadiningrat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:PON, Nasional
wwwwww