Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  PON

20 Ribu Prajurit TNI Disiapkan untuk Gaza, Indonesia Prioritaskan Misi Kemanusiaan

20 Ribu Prajurit TNI Disiapkan untuk Gaza, Indonesia Prioritaskan Misi Kemanusiaan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (14/11/2025). (foto: antara/walda marison)
Jum'at, 14 November 2025 13:55 WIB

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memperkuat rencana keterlibatan dalam misi perdamaian di Gaza setelah Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memastikan 20.000 prajurit TNI telah dipersiapkan untuk menjalankan tugas kemanusiaan. Penugasan berskala besar ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Sjafrie menjelaskan pasukan yang disiapkan tidak diarahkan untuk operasi tempur, melainkan untuk membantu pemulihan warga sipil yang terdampak konflik.
"Kami maksimalkan 20.000 prajurit kami siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi," tuturnya di kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (14/11/2025).

Melalui komposisi tersebut, TNI diarahkan untuk memberi layanan medis bagi masyarakat yang terluka serta membantu pembangunan infrastruktur yang rusak. Upaya ini diharapkan menciptakan ruang damai yang dapat mendukung proses politik selanjutnya.
"Pasukan yang akan datang itu sifatnya untuk menjaga perdamaian itu bisa berlangsung lebih lama menuju kepada perundingan politik," jelasnya.

Selain penyiapan personel, TNI AU dikatakan akan tetap menyalurkan bantuan logistik ke Gaza lewat metode airdrop, sebuah skema yang sudah dijalankan Indonesia sepanjang tahun ini.

Saat ditanya waktu pasti keberangkatan, Sjafrie menegaskan bahwa keputusan berada sepenuhnya di meja Presiden Prabowo Subianto. Ia belum dapat menyampaikan jadwal pengiriman.

Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menyatakan prajurit TNI selalu siap bila dibutuhkan dalam misi kemanusiaan di Gaza. Komitmen tersebut sejalan dengan sikap Presiden yang mendukung kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan.
"TNI pada prinsipnya selalu siap melaksanakan setiap keputusan dan kebijakan pemerintah," ujarnya di Jakarta.

Freddy menjelaskan seluruh pasukan yang disiapkan telah terbiasa menjalani pelatihan untuk operasi luar negeri, baik misi militer maupun operasi selain perang.
"Personel tersebut rutin menjalani pelatihan interoperabilitas, kesiapsiagaan logistik, dan kemampuan operasional di berbagai medan," bebernya.

Ia menambahkan TNI hanya menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat dan Panglima TNI sebelum mengirimkan pasukan ke Gaza.
"Intinya, TNI siap melaksanakan setiap keputusan pemerintah dengan profesional, proporsional, dan tetap menjunjung tinggi prinsip perdamaian serta kepentingan nasional Indonesia," sambungnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:PON, Voli, Basket
wwwwww