Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Bangunan Sahroni di Tanjung Priok Dibongkar, Puing Berserakan di Sekitar Lokasi

Bangunan Sahroni di Tanjung Priok Dibongkar, Puing Berserakan di Sekitar Lokasi
Jum'at, 14 November 2025 14:15 WIB

JAKARTA – Rumah anggota DPR nonaktif, Ahmad Sahroni, di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya dibongkar sepenuhnya setelah sebelumnya dijarah massa dalam kerusuhan Agustus lalu. Pada Jumat (14/11/2025), bangunan itu tampak telah rata dengan tanah.

Di lokasi, dua ekskavator kuning bekerja mengangkut puing-puing seperti kayu, besi, batu, hingga pipa paralon. Tumpukan material itu sebagian berserakan hingga ke jalan. Debu pembongkaran sempat berterbangan sebelum disiram pekerja agar tidak menutup pandangan warga yang melintas.

Sejumlah pekerja yang mengenakan baju biru bertuliskan nama Ahmad Sahroni terlihat memanggul batu bata putih dari ujung Jalan Swasembada Timur XXII menuju area pembongkaran. Empat truk datang bergantian untuk mengangkut puing yang diisi menggunakan ekskavator.

"Awas mobil mau masuk. Parkir paralel saja," teriak seorang pekerja saat mengatur jalur masuk truk.

Di lahan kosong di depan rumah, tampak sisa besi dan tabung oksigen yang ditata para pekerja. Abdullah, salah satu pekerja, menyebut pembongkaran sudah berlangsung sejak Senin (10/10/2025).
"Mulai dari tanggal 10," ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui kondisi rumah sebelum pembongkaran dimulai.
"Saya masuk ke sini udah tinggal beton aja. Udah enggak ada barang," jelasnya.

Upaya menanyakan alasan pembongkaran rumah kepada Ahmad Sahroni belum mendapatkan respons.

Sahroni Ceritakan Momen Bersembunyi saat Penjarahan

Sebelumnya, Ahmad Sahroni kembali muncul ke publik dalam acara doa bersama di depan rumahnya, Minggu (2/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia menceritakan kembali detik-detik ketika bersembunyi saat penjarahan terjadi pada akhir Agustus lalu.

Ia hadir mengenakan kemeja putih dan berbicara langsung kepada warga yang datang. Sahroni mengaku sempat bersembunyi di plafon rumah, namun plafon itu jebol dan membuatnya terjatuh. Ia kemudian berlindung di kamar mandi. Saat tiga orang warga masuk, mereka tidak mengenali dirinya karena wajahnya tertutup debu.

"Ada tiga orang bapak ibu melihat saya dan bertanya. Saya sebelumnya bersembunyi di atas plafon, plafonnya enggak kuat saya jatuh," ujarnya.
"Kalaupun hari itu meninggal, saya ikhlas," sambungnya.

Sahroni juga mengatakan dirinya berhasil keluar dari rumah dengan bantuan warga sekitar.
"Saya ucapkan terima kasih buat Pak Haji Dhani dan istri yang menerima saya di rumah belakang," ucapnya.

Setelah doa bersama tersebut, Sahroni menyampaikan rencananya untuk membangun kembali rumah yang rusak akibat penjarahan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Olympic, Metropolitan
wwwwww