Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Voli

Kanal Aduan Digital Kemnaker Menarik Perhatian, Ratusan Laporan soal Upah dan Status Kerja Masuk

Kanal Aduan Digital Kemnaker Menarik Perhatian, Ratusan Laporan soal Upah dan Status Kerja Masuk
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Jum'at, 21 November 2025 07:10 WIB

JAKARTA – Peluncuran kanal digital Lapor Menaker langsung mendapat respons besar dari pekerja di berbagai sektor. Sejak resmi dirilis 12 November 2025, Kementerian Ketenagakerjaan menerima 884 aduan yang menggambarkan kondisi nyata di lapangan terkait hubungan kerja, pengupahan, hingga perlindungan sosial.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan banyak pekerja memanfaatkan kanal baru tersebut untuk menyampaikan lebih dari satu keluhan dalam satu laporan. Ia menyebut aspek hubungan kerja menjadi aduan terbanyak dengan 441 laporan, disusul masalah pengupahan sebanyak 427 aduan.
"Memang ketika Lapor Menaker di-launching kita sudah memperkirakan akan banyak. Ini menjadi solusi bottleneck pelaporan yang mungkin selama ini dihadapi teman-teman buruh dan pekerja," ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Selain dua kategori utama itu, terdapat pula 163 laporan terkait jaminan sosial ketenagakerjaan. Aduan mengenai waktu kerja dan waktu istirahat mencapai 145 laporan, laporan K3 berjumlah 13, sementara kategori lain-lain tercatat 11 laporan.
"Dalam 2 minggu ini, kami sudah memiliki statistik terkait potret bagaimana norma kerja dan norma K3 berjalan di tempat kerja kita," jelasnya.

Yassierli memastikan setiap laporan ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pengawas ketenagakerjaan pusat dan daerah. Ia berharap kanal digital tersebut menjadi ruang yang benar-benar membantu pekerja menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.
"Kanal ini sejalan dengan agenda transformasi digital pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi," tambahnya.

Menurutnya, sistem aduan berbasis digital membuat proses pelaporan lebih terbuka, mudah dijangkau, dan mempercepat respons dari pengawas ketenagakerjaan.
"Semua pengaduan itu sedang kita tangani secara terpadu antara pengawas ketenagakerjaan pusat dan daerah," pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww