Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Warga dan Satgas Bersitegang di TNTN, Seruan Chicco Jerikho Soroti Masa Depan Kawasan Konservasi

Warga dan Satgas Bersitegang di TNTN, Seruan Chicco Jerikho Soroti Masa Depan Kawasan Konservasi
Selasa, 25 November 2025 13:55 WIB

JAKARTA – Viralnya video warga merusak pos jaga di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, membuka babak baru diskusi publik mengenai benturan kepentingan manusia dan konservasi. Aksi penolakan relokasi yang terekam itu membuat kawasan penting bagi gajah Sumatera kembali masuk radar perdebatan nasional.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Balai Taman Nasional Tesso Nilo, warga tampak mencabut plang dan meminta satuan tugas meninggalkan lokasi. Situasi ini memantik respons publik, termasuk dari aktor Chicco Jerikho yang dikenal vokal memperjuangkan isu satwa liar. Melalui kolom komentar, ia menyampaikan kegelisahannya kepada Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. “Ini gimana ya Pak @rajaantoni,” tulisnya, Selasa (25/11/2025).

Tidak berhenti di situ, Chicco mengunggah foto dirinya bersama seekor gajah, mengirim pesan yang ia tujukan kepada pemerintah dan publik. “Kembalikan @btn_tessonilo sesuai dengan fungsinya,” ujarnya, menegaskan bahwa kawasan konservasi tidak boleh kehilangan perannya hanya karena konflik penggunaan lahan.

Di tengah memanasnya situasi, warga yang menolak relokasi mengklaim telah berada di kawasan itu sejak akhir 1990–an dan memegang dokumen kepemilikan. Mereka menyebut keberadaan mereka legal dan telah mengelola lahan selama puluhan tahun. Namun pemerintah menilai situasinya berbeda. 

Kementerian Kehutanan mencatat lebih dari 40.000 hektare kawasan TNTN telah dialihfungsikan menjadi kebun sawit ilegal. Komandan Satgas Garuda menggambarkan kondisi TNTN sangat memprihatinkan: degradasi habitat berlangsung masif, populasi gajah turun drastis, serta aktivitas pendatang ilegal berlangsung terus-menerus selama dua dekade.

Kerusakan habitat itu membuat konflik manusia dan satwa semakin mudah terjadi. Chicco, yang sejak lama fokus pada isu gajah Sumatera, menilai setiap perusakan pos penjagaan atau pengusiran petugas justru memperburuk situasi. Baginya, peran taman nasional adalah melindungi ekosistem sekaligus mencegah satwa liar kehilangan ruang hidup. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic, Nasional, Voli
wwwwww