Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

‎Dinas LH DKI Perketat Protokol Keselamatan Usai Sopir Truk Sampah Wafat

‎Dinas LH DKI Perketat Protokol Keselamatan Usai Sopir Truk Sampah Wafat
Antrian truk sampah di TPST Bantar Gebang. (Ist)
Selasa, 09 Desember 2025 10:21 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengambil langkah korektif terkait keselamatan kerja setelah seorang sopir truk sampah meninggal seusai bertugas.

‎Insiden tersebut mendorong, Dinas LH memperketat standar perlindungan tenaga lapangan sekaligus menata ulang sistem pengelolaan sampah.

‎
‎Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan belasungkawa dan menegaskan pentingnya evaluasi secara menyeluruh. 
‎
‎"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk memperketat standar keselamatan kerja agar kejadian serupa tidak terulang. Beliau terkena serangan jantung yang diduga dipicu kelelahan," kata Asep dalam keterangan tertulis, Selasa (9/12/2025).
‎
‎DLH memastikan, seluruh hak dan santunan bagi keluarga almarhum tengah dipercepat, termasuk proses BPJS Ketenagakerjaan. 
‎
‎Petugas lapangan yang telah terdaftar BPJS Kesehatan juga akan diimbau melakukan pemeriksaan rutin agar kondisi fisik tetap terpantau.
‎
‎Asep menegaskan, perlunya pengurangan waktu tunggu serta, evaluasi internal dilakukan pada seluruh rantai operasional, khususnya antrean truk di TPST Bantargebang yang kerap memicu kelelahan sopir. 
‎
‎"Semakin lama truk menunggu, semakin tinggi risiko keselamatan karena faktor kelelahan pengemudi. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan operasional," ungkapnya.
‎
‎Menurut Asep, Dinas LH turut mengatur ulang jadwal pengangkutan dari lima wilayah kota untuk mencegah penumpukan pada jam tertentu. Penataan ritme ini, ditujukan agar arus pembuangan lebih stabil dan kondisi kerja lebih layak. 
‎
‎"Dengan distribusi yang lebih merata dan dukungan sistem informasi yang mumpuni, waktu tunggu dapat ditekan dan beban kerja lebih terukur," jelasnya.
‎
‎Asep menegaskan, pembaruan sistem ini menjadi momentum memperkuat tata kelola persampahan Jakarta, termasuk peningkatan fasilitas pendukung dan penataan titik buang. 
‎
‎"Perbaikan ini kami lakukan agar sistem pengelolaan sampah Jakarta semakin efisien, aman, dan manusiawi. Perlindungan bagi para pekerja yang menjadi tulang punggung kebersihan kota adalah prioritas kami," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww