Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
23 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
2
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
24 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
3
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
23 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
4
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
11 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

‎MRT Lebak Bulus BSI Jadi Simbol Kolaborasi Transportasi

‎MRT Lebak Bulus BSI Jadi Simbol Kolaborasi Transportasi
Dirut BSI, Anggoro Eko Cahyo dan Dirut MRT, Tuhiyat saat meresmikan nama baru Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia (BSI).
Rabu, 10 Desember 2025 12:18 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - PT MRT Jakarta meresmikan perubahan nama Stasiun MRT Lebak Bulus menjadi Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara MRT Jakarta dan BSI. Peresmian dilakukan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, kerja sama penamaan stasiun ini sejalan dengan arah pengembangan MRT Jakarta yang saat ini mengemban tiga mandat utama dari pemerintah, yakni pembangunan infrastruktur, operasional dan pemeliharaan, serta pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

‎
‎"Mandat pertama kami adalah membangun infrastruktur transportasi massal dari selatan ke utara, timur ke barat, termasuk jalur lingkar luar," kata Tuhiyat dalam sambutannya.
‎
‎Ia menjelaskan, pembangunan MRT dari Bundaran HI menuju Ancol saat ini telah mencapai progres sekitar 55 persen. Terowongan juga telah tersambung dari fase pertama ke arah kota. 
‎
‎MRT Jakarta menargetkan, pengoperasian hingga kawasan Monas pada 2027, sebelum dilanjutkan ke Stasiun Kota dan terintegrasi dengan Stasiun Beos di Kota Tua pada 2029.
‎
‎Selain itu, MRT Jakarta akan memulai konstruksi jalur timur-barat pada tahun depan, membentang dari Medan Satria, Bekasi hingga Tomang sepanjang 24,5 kilometer. Jalur tersebut akan disusul pengembangan ke arah Fatmawati hingga Taman Mini yang terintegrasi dengan LRT Jabodebek.
‎
‎"Mohon dukungan dan doa agar seluruh tahapan pembangunan ini dapat berjalan lancar," ujarnya.
‎
‎Untuk mandat kedua, MRT Jakarta bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan kereta, rel, stasiun, dan seluruh fasilitas MRT fase 1 dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus. 
‎
‎Sementara, mandat ketiga adalah pengembangan kawasan TOD di setiap stasiun, termasuk pembenahan pedestrian, konektivitas antarmoda, dan integrasi kawasan dalam radius 800 meter.
‎
‎Terkait Stasiun Lebak Bulus, Tuhiyat menyebut kawasan tersebut telah terhubung dengan fasilitas park and ride serta pusat perbelanjaan melalui jembatan penghubung. 
‎
‎MRT Jakarta juga tengah melakukan market sounding untuk pembangunan park and ride vertikal berskala besar dengan skema pembiayaan kreatif.
‎
‎"Kami ingin penumpang dari selatan Jakarta dan Tangerang Selatan berhenti di Lebak Bulus, memarkir kendaraan, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan MRT ke pusat kota. Ini untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di tengah kota," jelasnya.
‎
‎Tuhiyat menegaskan, kolaborasi dengan BSI diharapkan memberikan manfaat bersama, baik dari sisi pengembangan kawasan, peningkatan jumlah penumpang, maupun peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.
‎
‎"Tujuan akhirnya adalah meningkatkan ridership dan mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum yang andal, tepat waktu, dan terintegrasi," pungkas Tuhiyat. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, Internasional, DKI Jakarta
wwwwww