Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Nasional

‎Menko AHY Percepat Pemulihan Infrastruktur Sumatra Pascabencana

‎Menko AHY Percepat Pemulihan Infrastruktur Sumatra Pascabencana
‎Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Ist)
Senin, 22 Desember 2025 12:11 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Pemerintah pusat mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah Sumatra yang terdampak banjir bandang dan longsor. Fokus utama diarahkan pada rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dasar guna memulihkan konektivitas serta menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

‎Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan, setelah fase tanggap darurat diselesaikan, pemerintah kini masuk ke tahap pemulihan dengan menitikberatkan pada perbaikan infrastruktur yang rusak dan terputus akibat bencana.

‎
‎"Kami fokus pada pemulihan infrastruktur dasar seperti jembatan, jalan, dan akses transportasi yang rusak dan hilang akibat banjir bandang dan longsor. Infrastruktur ini sangat menentukan keberlangsungan aktivitas masyarakat dan ekonomi daerah," ujar AHY di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).
‎
‎AHY mengungkapkan, bencana telah melumpuhkan aktivitas di sejumlah kabupaten dan kota pada tiga provinsi di Sumatra. Namun, progres pemulihan mulai terlihat dengan kembali terhubungnya jembatan yang sempat putus, terbukanya jalur transportasi darat, serta pulihnya akses ke wilayah yang sebelumnya terisolasi.
‎
‎"Daerah-daerah yang sempat terputus kini sudah terbuka, sehingga distribusi logistik, obat-obatan, dan kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan kembali," ungkapnya.
‎
‎Selain pemulihan konektivitas, pemerintah juga menyiapkan rehabilitasi kawasan permukiman dan penataan wilayah terdampak bencana. 
‎
‎Pembenahan rumah warga menjadi bagian penting agar masyarakat yang masih berada di pengungsian dapat berangsur kembali ke rumah masing-masing.
‎
‎Dalam rangka mendukung pemulihan tersebut, pemerintah mengirimkan dukungan infrastruktur dan kemanusiaan menggunakan KRI Semarang-594 yang diberangkatkan dari Kolinlamil. Bantuan meliputi jembatan perintis, rumah modular, sarana sanitasi, fasilitas air bersih, serta perlengkapan pendukung lainnya.
‎
‎"Pemulihan infrastruktur berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air bersih dan layanan kesehatan," tutur AHY.
‎
‎Ia menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen terus melakukan perbaikan dan penguatan infrastruktur pascabencana secara bertahap dan berkelanjutan.
‎
‎"Semangatnya adalah bangkit bersama, memastikan setiap hari ada perbaikan agar wilayah terdampak dapat pulih dan lebih tangguh ke depan," pungkas AHY. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Nasional
wwwwww