DKI Jakarta Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor Sumatra
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau bantuan air bersih untuk wilayah terdampak bencana Sumatra. (Ist) |
Rabu, 31 Desember 2025 13:17 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan mobil tangki air bersih untuk masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Bantuan tersebut dilepas langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dari Balai Kota Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Bantuan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi warga di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak bencana pada penghujung 2025. Pramono menyampaikan empati sekaligus komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk hadir membantu daerah yang tengah menghadapi situasi darurat.
"Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah di Sumatera. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan solidaritas menjadi kunci agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujar Pram dalam keterangan tertulis.
Ia menegaskan, dampak bencana sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup warga, terutama akses terhadap air bersih dan sanitasi. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta melalui PAM JAYA mengambil peran aktif dengan mengirimkan sarana pengolahan dan distribusi air yang bisa langsung dioperasikan di lokasi bencana.
"Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital. Melalui PAM JAYA, kami menghadirkan sarana pengolahan dan distribusi air yang dapat dioperasikan langsung di lapangan guna membantu masyarakat di lokasi bencana," katanya.
Dalam pengiriman tersebut, PAM JAYA menurunkan dua unit IPA portable, 10 unit mobil tangki air bersih, serta 30 personel lapangan.
Pram mengapresiasi kesiapan dan dedikasi seluruh jajaran PAM JAYA yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
"Bantuan ini mencerminkan komitmen PAM JAYA dalam menghadirkan akses air bersih yang andal di tengah situasi darurat, dengan mengedepankan kepedulian, profesionalisme, dan semangat pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.
Selain bantuan teknis, Pemprov DKI Jakarta juga membuka donasi kemanusiaan yang dikoordinasikan bersama BAZNAS dan BAZIS Provinsi DKI Jakarta. Donasi dapat disalurkan secara langsung maupun melalui transfer, dengan laporan ditampilkan secara real time sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Pemprov DKI Jakarta juga telah menyalurkan bantuan dana masing-masing sebesar Rp3 miliar kepada Kota Lhokseumawe, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Aceh Tamiang, setelah memperoleh persetujuan Kementerian Dalam Negeri dan DPRD DKI Jakarta.
Bantuan lain seperti toilet portable, pakaian, dan bahan makanan turut dikirimkan. Melalui Perumda Pasar Jaya, Pemprov DKI Jakarta juga membeli 1,4 ton cabai dari daerah terdampak guna membantu perekonomian warga setempat.
Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin menjelaskan, pihaknya mengirimkan dua unit mobil Water Treatment Plant (WTP) berteknologi Reverse Osmosis (RO) ke Kabupaten Aceh Tamiang. Teknologi ini memungkinkan air sungai yang tercampur lumpur diolah menjadi air bersih layak konsumsi dalam waktu singkat.
"Dalam satu siklus 12 jam, masing-masing unit WTP mampu memproduksi sekitar 42.000 liter air bersih. Setelah mesin beroperasi, air dapat diproses dan langsung digunakan oleh masyarakat,” ujar Arief.
Selain WTP mobile, PAM JAYA menyiagakan 10 mobil tangki air bersih karena jaringan pipa di lokasi bencana masih tertimbun lumpur dan belum dapat difungsikan. Tim teknis akan bekerja secara bergantian setiap dua minggu untuk menjaga keberlanjutan operasional.
"Kami memastikan kebutuhan air bersih di lokasi bencana dapat terpenuhi, sambil tetap menjaga kesiapsiagaan dan layanan air bersih bagi warga Jakarta," pungkasnya.
Bantuan kemanusiaan ini diperkirakan tiba di lokasi bencana dalam lima hingga enam hari sejak keberangkatan. Pemprov DKI Jakarta berharap dukungan air bersih tersebut dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













