Jakarta Dikepung Banjir, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
![]() |
| Sekolah di Marunda, Jakarta Utara terendam banjir. (Foto: YouTube RRI Pro3) |
JAKARTA – Cuaca ekstrem yang memicu hujan deras dan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota berdampak langsung pada aktivitas pendidikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan mengalihkan kegiatan belajar ke rumah.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 9/SE/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Karena Cuaca Ekstrem Pada Satuan Pendidikan di Lingkungan Provinsi DKI Jakarta yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Surat edaran bertanggal Kamis (22/1/2026) itu menyusul hujan intensitas tinggi yang menyebabkan genangan dan banjir di berbagai titik.
Edaran tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 6/SE/2026 terkait pelaksanaan tugas kedinasan aparatur sipil negara secara fleksibel serta mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.
“Satuan Pendidikan agar menerapkan pembelajaran jarak jauh selama cuaca ekstrem,” demikian isi surat edaran yang dikutip redaksi di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Selain itu, kepala satuan pendidikan diminta aktif melakukan pendampingan dan pemantauan selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Jika ditemukan kendala teknis, sekolah diminta menyiapkan alternatif pembelajaran dengan berkoordinasi bersama Suku Dinas Pendidikan maupun Dinas Pendidikan.
Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa kebijakan pembelajaran jarak jauh berlaku hingga Selasa (28/1/2026), menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca dan situasi kebencanaan di lapangan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga mengisyaratkan langkah serupa sebagai bentuk perlindungan bagi warga, terutama peserta didik. Ia menyebut opsi bekerja dari rumah dan pembelajaran jarak jauh akan diterapkan jika banjir meluas dan mengganggu aktivitas harian.
“Kalau kemudian ada indikasi seperti itu dan terjadi di hari biasa, saya akan memutuskan untuk diberlakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita, karena cuaca ini lagi ekstrem sekali,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | rmol.id |
| Kategori | : | Umum, DKI Jakarta |













