Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
7 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Noel Ungkap Skenario Penyingkiran Pejabat, Sebut Purbaya Yudhi Sadewa Target Berikutnya

Noel Ungkap Skenario Penyingkiran Pejabat, Sebut Purbaya Yudhi Sadewa Target Berikutnya
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel
Senin, 26 Januari 2026 14:40 WIB

JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, menyebut adanya skema penggunaan kasus hukum untuk menyingkirkan pejabat yang dianggap vokal. Kali ini, ia mengklaim Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, tengah berada dalam bidikan.

Pernyataan itu dilontarkan Noel di tengah proses hukum yang sedang dijalaninya dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3, Senin (26/1/2026). Ia memberikan peringatan bahwa posisi Purbaya saat ini sedang tidak aman.

"Pesan buat Purbaya, modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Purbaya akan 'di-Noel-kan'," ungkapnya.

Noel menganalogikan situasi ini sebagai serangan balik dari kelompok kepentingan yang ia sebut sebagai "bandit". Menurutnya, ada agenda atau "pesta" kelompok tertentu yang merasa terancam oleh kebijakan atau tindakan sang Menteri Keuangan.

"Siapa pun yang mengganggu pesta para bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk menggigit Purbaya," jelas Noel dengan nada satir.

Meskipun ia mengeklaim informasi tersebut berasal dari sumber yang sangat dipercaya, Noel tetap menutup rapat detail identitas pemberi informasi maupun bentuk kasus yang akan dituduhkan. Ia hanya menekankan bahwa pola penyingkiran pejabat melalui instrumen hukum kini sedang bekerja.

Hingga saat ini, Purbaya Yudhi Sadewa belum memberikan komentar terkait tudingan adanya upaya sistematis yang menyasar dirinya sebagaimana yang diklaim oleh Noel.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Voli, Metropolitan, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww