Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

‎Pemprov DKI Tingkatkan Layanan Informasi Perumahan Lewat Digital Lounge JakHabitat

‎Pemprov DKI Tingkatkan Layanan Informasi Perumahan Lewat Digital Lounge JakHabitat
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (Ist).
Senin, 26 Januari 2026 18:50 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat pelayanan perumahan bagi warga melalui pendekatan digital.

‎Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran Digital Lounge JakHabitat yang diresmikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).

‎
‎Rano menegaskan, transformasi Jakarta sebagai kota global tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dasar, termasuk pelayanan informasi perumahan dan permukiman yang mudah diakses masyarakat.
‎
‎"Pemprov DKI Jakarta terus menyiapkan berbagai program hunian layak dan terjangkau. Namun, sebesar apa pun program tersebut tidak akan optimal apabila informasinya tidak tersampaikan dengan baik. Digital Lounge JakHabitat hadir untuk menjawab tantangan itu," ujar Rano.
‎
‎Ia menjelaskan, Digital Lounge JakHabitat merupakan revitalisasi dari Galeri Huni JakHabitat yang kini dikembangkan sebagai pusat layanan informasi dan edukasi perumahan berbasis digital. 
‎
‎Perubahan konsep dan penamaan dilakukan agar lebih komunikatif serta relevan dengan karakter masyarakat perkotaan.
‎
‎"Penamaan Digital Lounge JakHabitat kami pilih agar lebih familier dan mudah dijangkau warga. Harapannya, layanan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta," katanya.
‎
‎Mengusung konsep ruang terbuka yang terintegrasi dengan area kedai kopi, Digital Lounge JakHabitat dirancang sebagai ruang layanan publik yang santai dan interaktif. 
‎
‎Masyarakat dapat memperoleh informasi seputar jenis hunian, skema pembiayaan, hingga mekanisme akses berbagai program perumahan Pemprov DKI Jakarta.
‎
‎Rano berharap fasilitas ini mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil warga. 
‎
‎"Saya mengajak warga Jakarta memanfaatkan layanan digital ini sebaik-baiknya, tidak hanya untuk bersantai, tetapi juga untuk mendapatkan informasi perumahan yang dibutuhkan," tuturnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, mengatakan Galeri Huni JakHabitat pertama kali dibangun pada 2022 sebagai sarana informasi Program Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) melalui contoh hunian terjangkau.
‎
‎"Digital Lounge JakHabitat kini tidak hanya mempromosikan FPPR, tetapi juga seluruh program perumahan Pemprov DKI Jakarta, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang lebih luas dan mudah dipahami," ucap Kelik.
‎
‎Ia menambahkan, pengembangan Digital Lounge JakHabitat merupakan hasil kolaborasi Dinas PRKP dengan PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), mencakup perencanaan konsep, renovasi, hingga pengelolaan. Kelik menegaskan, kerja sama tersebut tidak menggunakan anggaran Pemprov DKI Jakarta.
‎
‎"Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan informasi publik, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, sekaligus menciptakan ruang interaksi dan pembelajaran antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww