Pemprov DKI Gandeng Lemhannas Perkuat Ketahanan Nasional Khususnya DKI Jakarta
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) dengan Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily (kiri). (Ist). |
Rabu, 28 Januari 2026 15:55 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) melalui penandatanganan Nota Kesepakatan tentang peningkatan dan pengembangan ketahanan nasional. Penandatanganan dilakukan di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan nasional secara sistematis dan berkelanjutan, khususnya di wilayah DKI Jakarta yang memiliki peran strategis sebagai ibu kota negara sekaligus kota global.
"Pemprov DKI Jakarta menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan ini. Kerja sama ini sangat berarti, mengingat Jakarta memiliki posisi strategis, sehingga penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal yang sangat penting," ujar Pram.
Ia menjelaskan, kerja sama ini diarahkan untuk membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kajian strategis, aparatur diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Pram, sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, Jakarta menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga pertahanan dan keamanan. Kondisi tersebut menuntut pengelolaan ketahanan nasional yang terencana dan komprehensif.
"Sebagai ibu kota sekaligus kota global, Jakarta berada pada titik temu berbagai kepentingan nasional dan global. Hal ini menuntut penguatan ketahanan nasional yang tidak parsial, melainkan dikelola secara berkelanjutan," katanya.
Pram berharap Nota Kesepakatan ini dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi kelembagaan pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat. Implementasi yang konsisten diyakini mampu memperkuat ketahanan nasional melalui pemerintahan daerah yang efektif dan responsif.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan, Nota Kesepakatan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Lemhannas RI dan Pemprov DKI Jakarta.
Ia menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam kesepakatan tersebut. Pertama, peran Lemhannas RI sebagai lembaga penyelenggara pendidikan kepemimpinan nasional yang telah diikuti oleh sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta.
Kedua, peningkatan kualitas pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, pelaksanaan kajian strategis untuk mengukur ketahanan nasional di wilayah DKI Jakarta sekaligus dukungan terhadap sarana dan prasarana Lemhannas RI.
"Tiga poin ini akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih intensif. Salah satu bentuknya adalah pemberian pemantapan nilai-nilai kebangsaan kepada anggota DPRD DKI Jakarta agar memiliki wawasan global sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan," ungkapnya.
Adapun, ruang lingkup Nota Kesepakatan tersebut meliputi pelatihan dan sosialisasi, program pendidikan kepemimpinan nasional, penyusunan kajian strategis dan seminar, penyediaan data pengukuran ketahanan nasional, serta dukungan program bersama dan peningkatan sarana serta prasarana. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













