Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Cilegon Mencekam, Asap Oranye PT Vopak Indonesia Paksa Warga Hirup Gas Kimia

Cilegon Mencekam, Asap Oranye PT Vopak Indonesia Paksa Warga Hirup Gas Kimia
Kebocoran Gas PT Vopak.
Minggu, 01 Februari 2026 09:03 WIB

CILEGON – Kepanikan melanda pemukiman warga di sekitar area industri PT Vopak Indonesia, Kota Cilegon, Banten. Sebuah insiden kebocoran gas yang ditandai dengan kemunculan asap pekat berwarna oranye memaksa sejumlah warga dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat mengalami sesak napas akut.

Kejadian yang berlangsung Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ini mengejutkan masyarakat karena aroma menyengat dan warna asap yang tidak biasa. PT Vopak Indonesia, yang berfungsi sebagai penyedia jasa penyimpanan bahan kimia, kini didesak untuk bertanggung jawab penuh atas jatuhnya korban dari kalangan penduduk sekitar.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, yang menerima laporan jatuhnya korban jiwa akibat gangguan pernapasan, segera memberikan instruksi tegas. Ia mengingatkan pihak manajemen bahwa urusan teknis pabrik tidak boleh mengabaikan keselamatan nyawa manusia.

"Kalau teknis lapangan sudah clear, tidak ada apapun. Tetapi juga ini dampaknya, masyarakat bicara ada yang sesak napas, saya minta Vopak cepat turun," ujar Robinsar, Sabtu (31/1/2026).

Robinsar menekankan bahwa perusahaan wajib melakukan pendataan menyeluruh terhadap setiap individu yang terdampak paparan gas tersebut. Langkah ini dianggap penting sebagai bahan evaluasi standar keamanan industri di wilayah Cilegon yang padat dengan aktivitas kimia.

"Didata masyarakat saya yang terdampak dan jadi evaluasi ke depan," tegasnya.

Guna memastikan jenis zat kimia yang mencemari udara, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon telah diperintahkan untuk melakukan investigasi mendalam di titik kebocoran. Tim ahli akan menguji apakah gas berwarna oranye tersebut mengandung zat berbahaya yang dapat memicu dampak kesehatan jangka panjang bagi masyarakat.

"Besok Tim LH juga akan turun untuk memastikan itu semua dan yang pasti keselamatan warga kami," jelas Robinsar.

Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika kembali merasakan gejala medis yang mencurigakan di sekitar kawasan industri tersebut. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta, Banten
wwwwww