Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

DPRD DKI Dorong Dialog Warga Terkait Polemik RDF Rorotan

DPRD DKI Dorong Dialog Warga Terkait Polemik RDF Rorotan
RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Ist).
Senin, 02 Februari 2026 17:26 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menegaskan, persoalan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan merupakan isu bersama yang perlu disikapi melalui dialog antara pemerintah dan masyarakat terdampak.

‎Khoirudin mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran besar untuk pengelolaan sampah, termasuk pembangunan RDF Rorotan, dengan harapan mampu mengatasi persoalan sampah Jakarta yang mencapai sekitar 8.300 ton per hari.

‎
‎"Apa pun yang kita sediakan untuk masyarakat tentu harus dibicarakan kembali dengan warga. Ini dana yang cukup besar yang kita gelontorkan, harapannya masalah sampah bisa terselesaikan," ujar Khoirudin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/2/2026).
‎
‎Ia menilai, keluhan warga perlu menjadi perhatian bersama, sehingga diperlukan ruang diskusi guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.
‎
‎"Ini masalah kita bersama. Saya berharap kita bisa duduk bareng untuk memikirkan solusi bersama," katanya.
‎
‎Terkait wacana penghentian sementara operasional RDF Rorotan, Khoirudin menyerahkan sepenuhnya kepada pihak eksekutif.
‎
‎"Soal perlu atau tidaknya dihentikan sementara, saya serahkan kepada pemerintah eksekutif untuk menyikapi hal tersebut," tuturnya.
‎
‎Sebelumnya, sejumlah warga di sekitar RDF Rorotan menyampaikan keluhan terkait dampak lingkungan dari fasilitas tersebut, sehingga mendorong perlunya evaluasi dan komunikasi lebih lanjut antara pemerintah dan masyarakat. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww