BPBD DKI Jakarta Gelar Tiga Sorti OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem
![]() |
| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Ist). |
Selasa, 03 Februari 2026 19:44 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Selasa (3/2/2026).
Pelaksanaan OMC dilakukan melalui tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI Angkatan Udara A-2105 yang berpangkalan di Lanud Halim Perdanakusuma. Operasi ini merupakan hasil sinergi BPBD Provinsi DKI Jakarta dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, serta kementerian dan lembaga terkait.
Sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan di wilayah Kabupaten Bogor. Target awan meliputi jenis Stratocumulus, Stratus, dan Cumulus humilis pada ketinggian 7.000 hingga 8.000 kaki. Pada sorti ini digunakan bahan semai kalsium oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Selanjutnya, sorti kedua dilaksanakan pada siang hari dengan fokus penyemaian di wilayah Selat Sunda pada ketinggian 9.100 hingga 9.400 kaki. Pada penerbangan ini digunakan bahan semai natrium klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram dengan tujuan mengarahkan potensi hujan ke wilayah perairan yang lebih aman.
Sementara itu, sorti ketiga dilakukan pada sore hari dengan wilayah sasaran Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penyemaian difokuskan pada awan Stratocumulus dan Cumulus humilis dengan puncak awan di bawah 7.000 kaki. Pada sorti ini kembali digunakan bahan semai kalsium oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan, bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan langkah antisipatif untuk menekan risiko dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan berintensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir di Jakarta.
“Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan bagian dari upaya mitigasi berkelanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga potensi hujan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," ujar Isnawa.
Ia menambahkan, BPBD Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan pelaksanaan OMC berjalan aman, efektif, dan sesuai dengan perkembangan kondisi cuaca terkini.
BPBD Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalkan risiko genangan dan banjir. Informasi kebencanaan dapat diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112, situs resmi BPBD DKI Jakarta, serta kanal media sosial resmi @bpbddkijakarta. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













