Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Basket

Mantan Rapper 35 Tahun Pimpin Pemulihan Demokrasi Nepal

Mantan Rapper 35 Tahun Pimpin Pemulihan Demokrasi Nepal
Balendra Shah dilantik sebagai perdana menteri Nepal. (Foto:Media sosial/X)
Minggu, 29 Maret 2026 07:49 WIB
JAKARTA – Harapan pemulihan sosial dan ekonomi kini berada di pundak Balendra Shah, politikus muda berusia 35 tahun yang resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Nepal, Jumat (27/3/2026). Ia memimpin transisi negara berpenduduk 30 juta jiwa tersebut usai gelombang protes antikorupsi meruntuhkan pemerintahan terdahulu tahun lalu.

Kemenangan Shah didorong oleh kuatnya dukungan kaum muda yang menginginkan reformasi sistem politik melalui Partai Rastriya Swatantra (RSP). Publik menaruh ekspektasi besar agar pemimpin baru ini mampu memperbaiki kondisi ekonomi yang tengah menekan kehidupan masyarakat.

Dalam prosesi pelantikan, Shah hadir dengan gaya khasnya mengenakan setelan serba hitam lengkap dengan kacamata hitam.

"Saya, Balendra Shah, atas nama negara dan rakyat, berjanji akan setia kepada konstitusi," tegasnya.

Sehari sebelum mengambil sumpah jabatan, mantan penyanyi rap ini membagikan sebuah karya musik di media sosial yang berhasil menarik perhatian hingga hampir tiga juta penonton. Tembang tersebut memuat pesan emosional mengenai pentingnya merajut kembali persatuan nasional pascakonflik.

"Kekuatan persatuan adalah kekuatan nasional saya. Hatiku penuh keberanian, darah merahku mendidih," paparnya dalam lirik tersebut.

Shah langsung bergerak cepat menyusun struktur pemerintahan yang diisi oleh kalangan profesional untuk mengurai krisis. Jabatan Menteri Keuangan diserahkan kepada mantan penasihat ekonomi PBB, Swarnim Wagle. Sementara itu, tugas merawat keseimbangan diplomasi Nepal dengan negara tetangga seperti India dan China dipercayakan kepada Menteri Luar Negeri, Shishir Khanal.

Pergantian tonggak kepemimpinan ini mendapat respons positif dari komunitas global. Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan perwakilan pemerintah China telah merilis ucapan selamat serta menegaskan komitmen untuk menjalin kerja sama erat dengan kabinet yang baru terbentuk.

Tantangan krusial pemerintah baru justru datang dari upaya penyembuhan luka sosial di dalam negeri akibat kerusuhan yang memakan 77 korban jiwa. Keluarga korban dan masyarakat sipil mendesak tegaknya keadilan agar pemulihan secara menyeluruh bisa tercapai. Sebuah dokumen komisi penyelidik yang beredar luas di publik memuat rekomendasi penuntutan terhadap mantan Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, atas tindak kekerasan negara terhadap para demonstran yang menuntut hak-haknya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket
wwwwww