Pramono Tegaskan Pasukan Kuning Harus Proaktif, Jangan Tunggu Jalan Rusak Viral
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist). |
Selasa, 14 April 2026 13:58 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong, Pasukan Kuning Dinas Bina Marga bekerja lebih proaktif dalam memantau kondisi infrastruktur jalan tanpa bergantung pada laporan atau aduan warga.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan apresiasi, silaturahmi, dan halalbihalal bersama Pasukan Kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).
Di hadapan lebih dari seribu personel, Pram menekankan, pentingnya kepekaan petugas dalam mendeteksi kerusakan infrastruktur sejak dini, terutama jalan berlubang, melalui pemantauan rutin di lapangan. Ia juga meminta jajaran Dinas Bina Marga, khususnya kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan kondisi jalan tetap aman dan layak dilalui masyarakat.
"Saya ingin mengingatkan, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya," kata Pram.
Dalam kesempatan tersebut, Pram juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pasukan Kuning yang dinilai konsisten menjaga infrastruktur kota di berbagai kondisi cuaca dan waktu kerja. Menurutnya, peran petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan mobilitas warga.
Ia menyebut, dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja Pasukan Kuning selama ini menunjukkan hasil yang positif dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan di Ibu Kota.
"Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning," ujarnya.
Pram turut menyoroti respons cepat Pasukan Kuning dalam menangani kerusakan jalan yang meningkat akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026. Penanganan darurat yang dilakukan, meskipun bersifat sementara, dinilai efektif dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Ia mengaku memantau langsung kinerja petugas di lapangan yang tetap siaga melakukan perbaikan jalan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Saya melihat langsung Pasukan Kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan," tuturnya.
Selain melakukan perbaikan jalan berlubang, Pasukan Kuning juga memiliki tanggung jawab dalam pemeliharaan berbagai fasilitas pendukung infrastruktur, seperti trotoar, jembatan penyeberangan orang (JPO), pompa underpass, penerangan jalan umum, hingga sarana pendukung keselamatan lalu lintas lainnya.
Menurut Pram, pekerjaan tersebut kerap luput dari perhatian publik, namun memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari," ucapnya.
Dalam arahannya, Pram juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan seluruh personel dalam menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk dalam penggunaan peralatan dan bahan kerja. Hal tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan petugas sekaligus kualitas hasil pekerjaan di lapangan.
Ia menilai, momentum halalbihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas dan semangat pelayanan publik di lingkungan Dinas Bina Marga.
"Di tengah berbagai momen keagamaan yang telah kita lalui, saya berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati terus terjaga. Jadikan momen ini sebagai perekat silaturahmi dan pemantik semangat baru dalam melayani warga Jakarta," terangnya.
Pram mengajak seluruh jajaran memperkuat semangat #JagaJakarta serta mewujudkan target Jakarta bebas lubang melalui sinergi yang solid antarpetugas di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada 10 personel Pasukan Kuning terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi mereka. Penghargaan itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pasukan Kuning adalah ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota. Saya berharap kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













