Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

TVRI Siap Sukseskan Pattimura International Big Fight, Bung Niko: Event Tinju Terbesar Tahun 2026

TVRI Siap Sukseskan Pattimura International Big Fight, Bung Niko: Event Tinju Terbesar Tahun 2026
Promotor Nikolas Johan Kilikily saat menyerahkan proposal Pattimura International Big Fight 2026 kepada Direktur Program Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono. (Gonews.co Gorup)
Rabu, 15 April 2026 22:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - TVRI siap mensukseskan pelaksanaan Kejuaraan Tinju Amatir dan Profesional (Ampro) bertajuk “Pattimura International Big Fight 2026” dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 yang akan berlangsung di Studio TVRI Pusat Senayan, Jakarta,. 29 Mei 2026 mendatang.

“Kita siap mendukung pelaksanaan Pattimura International Big Fight 2026,” kata Direktur Program Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono saat menerima Promotor Nikolas Johan Kilikily yang didampingi Co Promotor sekaligus Ketua Dewan Pengawas Federasi Tinju Indonesia (FTPI) Yance Rahayaan, Pembina Promotor Letkol Inf (Purn) G Borlak S.Sos. MM, dan Bendahara Basuki SH, MM, MH di ruang kerjanya Kantor TVRI Pusat Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).  

Mengingat pentingnya event ini, Arif Adi Kuswardono meminta Promotor Nikolas Johan Kilikily dan tim terus berkoordinasi untuk mematangkan pelaksanaan.

“Kami merasa terhomat PromotorNikolas Johan Kilikily telah memberikan kepercayaan kepada TVRI yang selama ini rutin menayangkan pertandingan tinju profesional. Makanya, kita harus terus berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan Pattimura International Big Fight 2026 berlangsung sukses,” imbuhnya.  

“Ya, kami mengucapkan terimakasih TVRI ikut mendukung. Dan, kami akan terus berkoordinasi dengan TVRI. Karena, kami bertekad mensukseskan pelaksanaan Pattimura International Big Fight 2026,” timpal G Borlak.

Bung Niko, panggilan karib Nikolas Johan Kilikily mengatakan, Pattimura International Big Fight 2026 ini merupakan pertandingan terbesar tahun 2026. Apalagi, menampilkan dua partai internasional yang melibatkan petinju Thailand. “Saya bisa bilang bahwa Pattimura International Big Fight ini pertandingan terbesar di tahun 2026,” tegasnya.

Menurut Niko, Patttimura International Big Fight 2026 ini mengingatkan kembali tentang kesuksesan Ellyas Pical yang menjadi petinju pertama Indonesia asal Maluku yang meraih gelar juara dunia kelas bantam Jr IBF, kemudian disusul Nico Thomas yang merebut gelar juara dunia kelas terbang mini IBF.

“Ellyas Pical itu petinju pertama Indonesia yang mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di ajang tinju profesional dunia. Ellyas Pical boleh disebut Kapitan Pattimura di bidang olahraga tinju karena merebut gelar juara dunia IBF pada 3 Mei 1985 menjelang 12 hari Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura tepatnya 15 Mei. Begitu juga dengan Nico Thomas yang menjadi penerus Ellyas Pical dengan merebut gelar juara dunia IBF pada tahun 1989,” ungkapnya.

“Lewat Pattimura International Big Fight 2026 ini, kami ingin membangkitkan Fighting Spirit Lawamena Haulala kepada petinju asal Maluku khususnya dan Indonesia umumnya agar bisa kembali lahir generasi penerus Ellyas Pical dan Nico Thomas,” tambahnya.

Co Promotor Yance Rahayaan menambahkan, Pattimura International Big Fight 2026 ini akan melibatkan petinju terbaik asal Maluku yang akan melawan petinju Thailand di dua partai internasional maupun dua partai nasional. Begitu juga dengan petinju amatir asal Maluku melawan petinju dari daerah lainnya.  

“Kami sudah menghubungi petinju yang akan tampil. Dan, kami akan segera umumkan nama-namanya setelah penandatanganan kontrak,” ujar Yance, panggilan karibnya.

Pattimura Big Fight tanggal 29 Mei 2026 akan memperebutkan Sabuk Emas Gubernur  Provinsi Maluku, Sabuk emas Gubernur Provinsi  Maluku Utara, Sabuk Emas Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), Sabuk Emas Angkatan Muda Pattimura dan Piala Terbaik Menpora RI, Piala Terbaik Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura, dan TVRl. ***

wwwwww