Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Target Kota Global, Pramono Siapkan Penguatan SDM dan Infrastruktur dalam RKPD Jakarta 2027

Target Kota Global, Pramono Siapkan Penguatan SDM dan Infrastruktur dalam RKPD Jakarta 2027
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. (Ist).
Kamis, 16 April 2026 12:03 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) yang produktif dan peningkatan kualitas infrastruktur yang modern dan berkelanjutan.

‎Komitmen tersebut disampaikan Pram saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/4/2026). 

‎
Forum perencanaan tahunan ini menjadi salah satu instrumen strategis dalam merumuskan arah pembangunan Jakarta jangka menengah menuju kota global yang berdaya saing.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Pram menekankan, transformasi Jakarta tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesiapan kualitas SDM yang mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global dan perkembangan teknologi. 
‎
Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur yang memadai guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
‎
‎"Transformasi Jakarta menjadi kota global membutuhkan fondasi yang kuat, baik dari sisi modal manusia maupun infrastruktur. Kedua aspek ini menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan ke depan," ujar Pram.
‎
‎Ia menyampaikan, secara umum kinerja pembangunan Jakarta menunjukkan tren positif. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga, inflasi yang terkendali, peningkatan investasi yang signifikan, serta penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Kondisi ini dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat langkah Jakarta menuju kota global yang kompetitif di tingkat regional maupun internasional.
‎
‎Meski demikian, Pram mengingatkan bahwa transformasi kota global harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah. Ia menilai masih terdapat perbedaan capaian pada sejumlah indikator pembangunan, seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
‎
‎Karena itu, ia menekankan pentingnya pendekatan pembangunan berbasis kewilayahan yang mampu menjawab kebutuhan spesifik masyarakat di setiap daerah, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas SDM. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antarwilayah sekaligus memperkuat daya saing Jakarta secara menyeluruh.
‎
‎Pramono juga meminta seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran untuk memperkuat sinergi dalam menyusun dan melaksanakan perencanaan pembangunan Tahun 2027 secara terarah dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, konsistensi dalam perencanaan dan pelaksanaan program menjadi kunci keberhasilan transformasi Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan.
‎
‎"Semoga upaya ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang optimal demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya," ucapnya.
‎
‎Dalam proses penyusunan RKPD 2027, Pemprov DKI Jakarta juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari tata kelola pembangunan yang inklusif. Sebanyak 61.174 usulan aspirasi masyarakat telah dihimpun melalui mekanisme Musrenbang, usulan langsung warga, serta hasil reses DPRD DKI Jakarta. Usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan prioritas pembangunan, khususnya pada sektor peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi yang berdaya saing.
‎
‎Kegiatan Musrenbang tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, anggota DPD RI Ebi Jarwo, serta Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike bersama sejumlah pejabat terkait lainnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww