Peraih Emas Asian Games 1990 Butuh Perhatian Pemerintah, Kecelakaan dan Alami Patah Engkel Kaki dan Tulang Rusuk
![]() |
| Pino Bahari saat terbaring di RS Bali Mandara. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
"Saya mengalami kecelakaan motor saat menghindari pengendara motor wanita yang mutar secara mendadak. Untungnya, dia hanya mengalami luka-luka ringan dan saya mengalami patah engkel kiri dan tulang rusuk kiri bagian belakang kiri 4 ruas," kata Pino Bahari yang dihubungi Minggu (19/4/2026).
Pino, panggilan karibnya, yang saat kecelakaan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bali Mandara telah menjalani operasi pada Rabu (15/4/2026). "Senin sore kecelakaanya langsung masuk IGD dan Rabu dioperasinya dengan fasilitas BPJS. Tadi siang, aku sudah keluar dari Rumah Sakit," ungkapnya.
Kerja Freelance
Kini, Pino hanya bisa pasrah dengan kondisi ekonominya. Dia sempat menjadi pengemudi mobil online untuk membiayai kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan kedua anaknya. Kini, dia hanya mengandalkan penghasilan sebagai freelance event tinju di Bali.
"Saya sempat menjadi sopir mobil online tetapi berhenti karena penghasilan tidak mencukupi. Jadi, sekarang saya hanya mengandalkan penghasilan dari freelance lah," ungkapnya.
Pino merupakan salah satu mantan petinju yang sukses meraih prestasi di ajang event internasional. Dia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bisa memberikan perhatian bagi atlet yang sudah mengibarkan Merah Putih di Asian Games.
"Itulah beratnya, kita mantan atlit nasional tidak mendapatkan dana pensiun dari pemerintah," keluhnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, Voli, DKI Jakarta |













