DPRD DKI Sambut Integrasi CCTV, Wibi: Solusi Atasi Kriminalitas
![]() |
| Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. |
Senin, 18 Mei 2026 15:37 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan integrasi jaringan closed circuit television (CCTV) di berbagai titik di ibu kota.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah konkret yang telah lama dinantikan masyarakat untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan di Jakarta.
Wibi menilai, integrasi CCTV menjadi kekuatan baru dalam mendukung pengawasan wilayah, terutama untuk mencegah tindak kriminalitas dan membantu penanganan persoalan lalu lintas.
"Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya. Ini adalah langkah yang sangat ditunggu masyarakat Jakarta, di mana integrasi layanan CCTV yang tersebar di DKI Jakarta menjadi kekuatan baru untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat," kata Wibi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/5/2026).
Menurut dia, selama ini masyarakat masih dibayangi kekhawatiran terhadap berbagai tindak kejahatan jalanan, seperti begal dan penjambretan. Selain itu, sistem pengawasan yang terintegrasi juga diyakini dapat membantu mengurai kemacetan, terutama di titik-titik rawan bottleneck.
"Selama ini masyarakat khawatir adanya begal, kejahatan, dan kemacetan yang terjadi di sejumlah titik. Dengan adanya integrasi ini, harapannya bisa menjadi solusi," ujarnya.
Wibi juga menyoroti, aspek efisiensi anggaran dalam implementasi sistem pengawasan tersebut. Ia mengingatkan bahwa pengadaan CCTV secara mandiri melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berpotensi membebani keuangan daerah. Karena itu, model kolaborasi antara Pemprov DKI dan kepolisian dinilai menjadi pilihan yang tepat.
"Ini langkah konkret yang meringankan. Jika harus mengadakan CCTV sendiri tentu akan berat, sehingga fasilitas yang sudah ada seharusnya bisa dioptimalkan," tuturnya.
Terkait maraknya kasus penjambretan yang belakangan menimpa warga negara asing (WNA), Wibi menegaskan sistem keamanan harus memberikan perlindungan menyeluruh, tidak hanya bagi wisatawan atau ekspatriat, tetapi juga warga lokal.
"Yang harus dilindungi bukan hanya WNA, tetapi masyarakat lokal juga. Mudah-mudahan dengan adanya CCTV ini, Polda Metro Jaya semakin terbantu dan penegakan hukum di DKI Jakarta bisa berjalan lebih baik," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, SEA Games, DKI Jakarta |













