Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  PON

Tahun Baru Islam, Napi Rutan Depok Siap Memulai Hidup Baru

Tahun Baru Islam, Napi Rutan Depok Siap Memulai Hidup Baru
Ustaz Arya Wijaya saat menyampaikan tausiah. (Ist)
Selasa, 16 Juni 2026 12:24 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
DEPOK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah untuk mengajak warga binaan melakukan refleksi dan memperkuat komitmen perubahan diri.

Melalui kegiatan istighosah dan muhasabah yang digelar di Masjid Baiturrahman, Senin, 15 Juni 2026, warga binaan diajak memaknai hijrah sebagai langkah memperbaiki masa depan.

Kegiatan yang diikuti petugas dan warga binaan itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sari tilawah, serta penampilan hadroh dari santri warga binaan. Penampilan mereka tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang selama ini dijalankan Rutan Depok.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Depok, Thowvik Nur Rohman, mengatakan pergantian tahun Hijriah harus menjadi momentum evaluasi diri bagi setiap individu.

"Tahun Baru Islam bukan hanya pergantian waktu, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan membangun kehidupan yang lebih baik," ujar Thowvik saat membuka kegiatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Arya Wijaya. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa makna hijrah tidak berhenti pada perpindahan secara fisik, melainkan perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurut Arya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah selama memiliki kesungguhan dan kemauan memperbaiki diri.

Usai Salat Magrib dan Isya berjamaah, seluruh peserta mengikuti pembacaan Surat Yasin dan doa bersama.

Dalam suasana khusyuk, mereka memanjatkan harapan agar diberikan kekuatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan di tahun yang baru.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam memiliki makna penting dalam proses pembinaan warga binaan.

"Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan perubahan positif perlu terus ditanamkan sebagai bekal kehidupan ke depan," kata Agung.

Ia menilai pembinaan spiritual menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kesadaran dan karakter warga binaan.

Melalui pendekatan keagamaan, warga binaan diharapkan mampu melakukan introspeksi sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Menurut Agung, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan dan keterampilan, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran moral serta perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara petugas dan warga binaan. Rutan Depok berharap semangat hijrah yang digaungkan dalam peringatan Tahun Baru Islam ini dapat menjadi titik awal lahirnya perubahan positif bagi seluruh warga binaan.

Di balik tembok rumah tahanan, peringatan 1 Muharram tahun ini menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membuka lembaran baru kehidupan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:PON, Beladiri, Jawa Barat
wwwwww