Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Curhat Wakil Wali Kota Bandung Erwin Merasa Diabaikan dalam Urusan Pemerintahan

Curhat Wakil Wali Kota Bandung Erwin Merasa Diabaikan dalam Urusan Pemerintahan
Wakil Walikota Bandung Erwin (foto: rifat alhamidi/detikJabar)
Selasa, 07 Juli 2026 11:37 WIB

JAKARTA - Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengungkapkan pernyataan mengejutkan terkait posisinya sebagai orang nomor dua di Kota Kembang. Ia merasa selama ini tidak pernah dilibatkan dalam mengurus urusan pemerintahan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Erwin secara langsung saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Senin (6/7/2026).

Sebelumnya, Erwin sempat memberikan penjelasan panjang usai pengadilan menolak proses praperadilan mengenai SP3 kasus korupsinya. Setelah sesi tersebut, awak media menanyakan sejauh mana keterlibatannya dalam menangani potensi kekeringan di wilayah tersebut.

Menjawab pertanyaan itu, ia secara gamblang mengakui minimnya koordinasi yang dilakukan oleh kepala daerah terhadap dirinya.

"Saya terus terang saja, saya selama ini tidak pernah diajak ya oleh wali kota. Dari mulai pergeseran anggaran, anggaran perubahan, anggaran APBD, program kerja Kota Bandung, rotasi-mutasi, saya belum pernah diajak. Cuma kemarin aja terakhir saya diajak rapat pimpinan, itu pun saya enggak bicara apa-apa," kata Erwin.

Usai penolakan proses praperadilannya, ia sangat berharap kondisi roda pemerintahan bisa kembali berjalan normal dan bersinergi.

"Jadi ya mudah-mudahan dengan beresnya ini saya bisa lagi sinergi dengan Bapak Walikota Bandung, saya bisa berbagi tugas, tapi ya tergantung Pak Wali mungkin," ungkapnya.

Erwin juga memastikan bahwa dirinya selalu siap menjalankan tanggung jawab, terlepas dari ada atau tidaknya pelibatan dalam program-program kerja kota.

"Saya mah siap gitu kan apa pun, dan saya tetap punya fungsi sebagai evaluasi dan pengawasan. Jadi saya tidak tahu kalau bicara program-program di Kota Bandung ini, terus terang saya tidak tahu karena tidak pernah diajak. Jadi kerja saya yah sesuai tupoksi saya," bebernya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww