Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  SEA Games

‎Ulah Memalukan Oknum DPRD DKI Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Busway Maki Polisi

‎Ulah Memalukan Oknum DPRD DKI Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Busway Maki Polisi
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. (Ist).
Selasa, 07 Juli 2026 10:50 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Dugaan penerobosan jalur Transjakarta dan cekcok antara seorang anggota DPRD DKI Jakarta dengan polisi di Traffic Light (TL) Pesing, Jakarta Barat, berakhir damai. Polisi menyebut pihak yang diduga sebagai anggota dewan telah menemui petugas dan meminta maaf.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasatlantas) Polres Metro Jakarta Barat, AKP Muhammad Ilham mengatakan, pihak yang dimaksud adalah Hardiyanto Kenneth dari PDI Perjuangan. Menurutnya, penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan setelah yang bersangkutan menunjukkan itikad baik.

‎
‎"Oh, yang anggota dewan dari PDIP, Pak Kenneth. Sudah ditangani, tadi ada Transjakarta juga. Terus laporan dari anggota, itu sudah damai, saling memaafkan karena situasinya juga," kata AKP Ilham saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).
‎
‎Meski telah berdamai, Ilham menegaskan proses penanganan di internal kepolisian belum sepenuhnya selesai. Laporan mengenai insiden tersebut masih disampaikan kepada Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menentukan langkah selanjutnya.
‎
‎"Kita masih menunggu petunjuk pimpinan. Pak Kasat masih melaporkan kepada Bapak Dirlantas, sehingga keputusan selanjutnya menunggu arahan beliau. Tapi yang jelas, Pak Kenneth sudah menunjukkan itikad baik dengan bertemu langsung anggota kami," ujarnya.
‎
‎Berdasarkan kronologi yang diterima kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 17.45 WIB, Jumat (3/7/2026) saat arus lalu lintas di kawasan TL Pesing dalam kondisi padat. Saat itu personel Satlantas Polres Metro Jakarta Barat bersama anggota TNI sedang melakukan pengaturan lalu lintas dengan menutup sementara jalur Transjakarta menggunakan water barrier sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas.
‎
‎Seorang pengendara mobil yang belakangan mengaku sebagai anggota dewan diduga meminta petugas membuka pembatas agar dapat melintas di jalur busway. Namun permintaan tersebut ditolak karena jalur sedang ditutup untuk kepentingan pengaturan arus kendaraan.
‎
‎Menurut laporan polisi, pengendara kemudian diduga menerobos pembatas dan terlibat adu mulut dengan petugas. Setelah sempat meninggalkan lokasi, ia kembali mendatangi anggota yang berjaga sehingga cekcok kembali terjadi.
‎
‎Situasi sempat memanas ketika pengendara diduga mengeluarkan ucapan bernada kasar dan menantang anggota polisi. Personel TNI bersama anggota patroli kemudian turun tangan untuk melerai agar keributan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
‎
‎AKP Ilham membenarkan, berdasarkan laporan awal anggotanya, pengendara tetap memaksa memasuki jalur Transjakarta meski telah diarahkan menggunakan lajur lain.
‎
‎"Dari laporan anggota, memang seperti itu. Beliau hendak masuk ke jalur busway, padahal sudah diarahkan petugas, tetapi tetap tidak mau, malah memaksa, jadi diterabas," ungkap Ilham.
‎
‎Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana menyatakan, akan menelusuri identitas oknum yang mengaku sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dalam insiden tersebut.
‎
‎"Ada foto oknum yang mengaku anggota dewan. Saya lakukan investigasi dulu ya Terima kasih infonya," tutur Yudha.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kenneth terkait pernyataan kepolisian maupun dugaan penerobosan jalur busway dan perselisihan dengan petugas. Polisi juga masih menunggu arahan pimpinan terkait tindak lanjut penanganan peristiwa tersebut. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Olympic, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww