Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
8 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Nasional

Tokoh Lintas Agama Kumpul di Monas, Doakan Bangsa Jelang HUT RI

Tokoh Lintas Agama Kumpul di Monas, Doakan Bangsa Jelang HUT RI
Ratusan ribu warga khidmat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas. (Foto: BPMI Setpres)
Minggu, 02 Agustus 2026 06:54 WIB

JAKARTA - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia resmi dimulai dengan agenda Zikir dan Doa Kebangsaan. Acara yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (31/7/2026) ini dihadiri sekitar 100 ribu warga dari berbagai penjuru wilayah.

Simbol Kedamaian Beragama

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menjelaskan momentum berkumpulnya puluhan ribu warga lintas keyakinan ini merepresentasikan terjaganya kerukunan beragama secara nasional. Tingginya kesadaran toleransi juga tergambar dalam data Indeks Kerukunan Umat Beragama yang menyentuh angka 77,89 pada 2025, naik dari 76,47 pada tahun sebelumnya.

"Dengan zikir kita meneguhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi," paparnya saat memberikan sambutan.

Nasaruddin menambahkan bahwa zikir dan doa lintas keyakinan merupakan langkah esensial dalam menjaga stabilitas serta memohon kedamaian untuk masa depan negara.

Prosesi Spiritual Berbagai Kepercayaan

Acara dibuka dengan Khotmil Quran oleh Rijal Ahmad Rangkuti yang dirangkai dengan doa oleh Muzakkir Abd Rahman, MA. Agenda kemudian memasuki sesi inti berupa pembacaan doa kebangsaan secara bergantian.

Representasi umat Protestan dipimpin oleh Jacklevyn Frits Manuputty, Katolik oleh Fransiskus Yance Sengga, SFill Lic Th, Hindu oleh Gede Pastika, Buddha oleh Bhadranatha, Khonghucu oleh Budi S Tanuwibowo, dan Islam ditutup oleh Husni Ismail. Acara yang disaksikan langsung oleh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih ini ditutup dengan Selawat Kebangsaan yang dilantunkan bersama Syech bin Abdul Qodir Assegaf.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Nasional
wwwwww