Yudhistira Tasli Terpilih Jadi Ketua Presidium FKLD-KODI DKI Periode 2026-2031
![]() |
| Ketua Presidium FKLD-KODI DKI Jakarta Periode 2026-2031, Yudhistira Tasli bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist) |
Kamis, 13 Agustus 2026 12:55 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Yudhistira Tasli terpilih sebagai Ketua Presidium Forum Komunikasi Lembaga Dakwah Koordinasi Dakwah Islam (FKLD-KODI) Provinsi DKI Jakarta periode 2026-2031.
Yudhistira terpilih dalam Musyawarah FKLD-KODI Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Aula Fatahillah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi DKI Jakarta, Senin (11/8/2026) lalu.
Musyawarah tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Penais Kemenag Provinsi DKI Jakarta Slamet Abadi dan Kabag Dikmental Provinsi DKI Jakarta Tatang. Kegiatan juga diikuti perwakilan 51 organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), serta sejumlah organisasi dakwah lainnya.
Terpilihnya Yudhistira diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga dakwah Islam sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga keumatan di DKI Jakarta.
FKLD Provinsi DKI Jakarta sendiri merupakan wadah koordinasi dan silaturahmi bagi lembaga-lembaga dakwah Islam di wilayah DKI Jakarta. Dalam menjalankan perannya, FKLD menjadi mitra kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, KODI DKI Jakarta, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta.
Yudhistira mengatakan, setelah dipercaya memimpin FKLD-KODI DKI Jakarta, dirinya akan mendorong penguatan peran organisasi melalui kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah dan lembaga-lembaga keumatan.
"Ke depan, saya akan meningkatkan peran FKLD Provinsi DKI Jakarta dengan berkolaborasi erat bersama KODI DKI Jakarta, MUI DKI Jakarta, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Yudhistira, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, salah satu agenda utama yang akan didorong adalah pelaksanaan Mudzakarah Lembaga Dakwah Islam. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiah sekaligus membangun koordinasi dakwah agar lebih terarah dan harmonis.
Yudhistira menegaskan, koordinasi dakwah menjadi salah satu fokus utama kepengurusan FKLD-KODI DKI Jakarta periode 2026-2031.
"Koordinasi dakwah ini penting untuk menyatukan langkah lembaga-lembaga dakwah Islam agar program syiar Islam di DKI Jakarta dapat berjalan secara terarah dan harmonis," bebernya.
Selain penguatan dakwah, lanjut Yudhistira, FKLD juga akan meningkatkan keterlibatan dalam berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui keterlibatan dalam agenda keumatan dan penanganan berbagai persoalan sosial di Jakarta.
Ia menjelaskan, lembaga dakwah tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam menjaga kepedulian sosial dan keharmonisan masyarakat.
"FKLD juga akan ikut serta dalam berbagai agenda penting keumatan, termasuk penanganan krisis sosial, pemilahan sampah, serta mendorong seruan damai dan menjaga Jakarta," jelasnya.
Ia berharap, kepengurusan FKLD-KODI DKI Jakarta periode 2026-2031 dapat menjadi ruang bersama bagi berbagai lembaga dakwah untuk membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui keterlibatan 51 Ormas Islam dalam forum tersebut, Yudhistira juga menginginkan agar perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang dalam membangun sinergi dakwah di Ibu Kota. Sebab, masyarakat membutuhkan gerakan keumatan yang mampu menjaga persatuan sekaligus memberikan manfaat nyata.
"Kami ingin FKLD menjadi wadah yang mampu mempererat silaturahmi dan menyatukan langkah lembaga-lembaga dakwah dalam memberikan kontribusi positif bagi Jakarta," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













