Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Asap Karhutla Kalimantan, Malaysia Berlakukan Darurat Serian

Asap Karhutla Kalimantan, Malaysia Berlakukan Darurat Serian
Citra satelit Aqua MODIS menunjukkan kabut asap dan hotspot di Indonesia-Malaysia, 1 September 2026. (Foto: Dok NASA Earth)
Jum'at, 04 September 2026 18:38 WIB

KUALA LUMPUR - Malaysia memberlakukan status darurat di distrik Serian, Negara Bagian Sarawak, Jumat (4/9/2026). Keputusan tersebut diambil akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Pulau Kalimantan, Indonesia.

Otoritas setempat menyebut kabut asap sudah melewati batas berbahaya pada Jumat ini. Di Sarawak, kabut asap akibat karhutla menyebabkan sejumlah sekolah di sana terpaksa diliburkan.

Otoritas Malaysia menetapkan jika Indeks Polusi Udara menembus 300, maka masuk kategori berbahaya. Sedangkan jika mencapai 500, maka sudah masuk ambang batas darurat. Indeks Polusi Udara di Serian pada Jumat (4/9/2026) sudah menyentuh angka di atas 519.

Pemberlakuan status darurat dirilis Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Hal itu dilakukan setelah Sultan Ibrahim menerima laporan dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan pemimpin negara bagian Sarawak, Abang Johari Openg.

"Sultan Ibrahim telah menyetujui penetapan status darurat di seluruh wilayah Serian, Sarawak, menyusul kondisi kabut asap yang telah mencapai tingkat polusi udara yang membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat," beber Sultan Ibrahim seperti dikutip dari Reuters.

Kepala badan penanganan bencana di Sarawak, Douglas Uggah Embas, memastikan pemberlakuan keadaan darurat hanya berlaku di Serian dan mencakup area dengan radius sekitar 20 km. Douglas memastikan kendati status darurat diberlakukan, layanan penting seperti supermarket, SPBU, dan bank masih akan beroperasi.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Olympic, Basket, DKI Jakarta
wwwwww