Kejutan di Sidang Tipikor, Yaqut Cecar Dito soal Foto Pertemuan Fuad Maktour dan Prabowo
![]() |
| Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/9/2026). |
JAKARTA - Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mendadak soroti momen kebersamaan petinggi negara ketika mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mencecar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo alias Dito Ariotedjo
Pemeriksaan saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum ini mengungkap kemunculan foto pertemuan antara pemilik PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur, dengan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Prancis, yang mendadak masuk ke dalam Berita Acara Pemeriksaan. Yaqut mempertanyakan kaitan foto tersebut dengan perkara rasuah kuota haji tahun 2023-2024.
"Saya pengen tahu nih. Jadi kan ini ada di BAP. Betul. Ada di BAP, ya, ditunjukkan waktu itu oleh penyidik, saudara saksi, foto ini. Kira-kira apa relevansi foto ini, pertemuan di Paris antara Pak Fuad dan Pak Prabowo Subianto, dengan dugaan tindak pidana korupsi kuota haji yang sekarang ini diperiksa?" tanyanya.
Mendapat pertanyaan tersebut, Dito mengaku sempat merasa kebingungan saat penyidik menyodorkan foto itu semasa pemeriksaan karena merasa tidak ada hubungan dengan kasus korupsi. Ia memaparkan bahwa momen tersebut terjadi tatkala pelaksanaan Olimpiade 2024.
"Jujur saya pas diberikan penyidik foto ini juga agak bingung. Karena nampaknya nggak ada korelasinya," jelasnya.
Melanjutkan pertanyaannya, Yaqut mendesak kepastian mengenai isi pembicaraan dalam pertemuan yang berlangsung pada Agustus 2024 tersebut. Dito memastikan bahwa pertemuan antara dirinya, Fuad, dan Prabowo sama sekali tidak menyinggung masalah kuota haji.
"Tidak ada," tegasnya.
Kesaksian tersebut sekaligus meluruskan bahwa perjumpaan di luar negeri itu murni terkait kegiatan olahraga internasional. Usai mendengar jawaban tersebut, Yaqut langsung menyudahi sesi tanya jawabnya kepada saksi.
Nama Fuad Maktour sendiri terus bergulir dalam persidangan ini. Sejak tahun 2022 hingga 2024, pemilik agen perjalanan haji dan umrah tersebut kerap disebut berupaya mengalihkan tambahan kuota reguler menjadi porsi khusus. Puncaknya, dalam sidang yang menghadirkan mantan pegawai honorer Kementerian Agama, terungkap catatan pembagian kuota yang mencatut nama Maktour sebanyak 1.000 kuota, kendati sang pemilik sebelumnya mengeklaim hanya mendapat jatah dalam skala sangat terbatas.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | e-Sports, Beladiri, DKI Jakarta |













