Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026

Ini Alasan Aparat Larang Demonstran Menginap di DPR

Ini Alasan Aparat Larang Demonstran Menginap di DPR
Massa demo Bela Islam yang berharap bisa menginap di gedung DPR. Foto: Koran SINDO/Yorri Farli
Sabtu, 05 November 2016 11:48 WIB
JAKARTA - Kepolisian memiliki alasan mengapa ratusan demonstran aksi 'Bela Islam II' ‎tidak diizinkan memasuki Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
‎

'‎Di depan pagar itu, batas mereka melakukan orasi. Enggak boleh (di dalam). Teman-teman (wartawan) bisa menilai," ujar‎ Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan‎ di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Sabtu (5/11/2016).

Dirinya mengatakan, perwakilan para demonstran itu sudah diterima ‎Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Jumat 4 November 2016. "Kan sudah selesai. Wakil Presiden kan sudah menerimanya," papar pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Dirinya menambahkan, tidak ada pihak parlemen yang meminta para demonstran menginap di Kompleks DPR / MPR. Menurut dia, para demonstran sendiri yang menginginkan bisa menginap di Kompleks Parlemen.
‎
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon tak mempermasalahkan jika para demonstran menginap di Kompleks Parlemen. S‎ebab, Gedung DPR/MPR dianggap mereka rumah rakyat. 

Begitu pula Ketua MPR Zulkifli Hasan.‎ Namun, Ketua DPR Ade Komarudin beberapa hari lalu mengatakan, para demonstran bisa menginap di Kompleks Parlemen asalkan ada surat permohonan dan melalui mekanisme yang ada.
‎
Sementara itu, makin malam jumlah aparat TNI dan Polri terus bertambah memasuki Kompleks Parlemen, beserta mobil barakuda maupun pansernya.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww