Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026

Media Inggris: Polisi Indonesia Saat Demo 4 November seperti "Robocop"

Media Inggris: Polisi Indonesia Saat Demo 4 November seperti Robocop
Para polisi Indonesia dengan kostum mirip Robocop yang dikerahkan ke jalan untuk amankan demo di Jakarta disorot media asing. Foto/ABC.net.au
Sabtu, 05 November 2016 11:32 WIB
JAKARTA - Media Inggris, Daily Mail, menyoroti kostum polisi Indonesia yang turun ke jalan dalam demo besar 4 November di Jakarta kemarin. Dengan kostum khusus itu, polisi Indonesia digambarkan seperti “Robocop”.

Polisi dengan kostum khusus itu dikerahkan ke jalan untuk mengamankan demo besar komunitas Islam yang menuntut pemerintah memproses hukum terkait dugaan penistaan agama Islam oleh gubernur non-aktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dugaan penistaan agama Islam itu merujuk pada komentar Ahok soal dalil Alquran yakni surah al-Maidah ayat 51.

“Indonesia’s ‘Robocop’ police take to the streets in violent battles with protesters who accuse Jakarta’s governor of ‘insulting the Koran’,” demikian judul laporan media Inggris yang menyoroti kostum polisi Indonesia dalam demo di depan Istana Merdeka dan sekitarnya, kemarin.

Demo yang berlangsung sejak siang hingga sore hari awalnya berlangsung damai. Namun, situasi berubah jadi ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air.

Tindakan polisi itu diambil untuk membubarkan ribuan massa dengan alasan waktu untuk unjuk rasa sudah berakhir pada pukul 18.00. Sebagian massa yang enggan membubarkan diri terlibat bentrok dengan polisi.

Dalam demo besar-besaran itu, satu orang dilaporkan meninggal dan beberapa lainnya terluka. Namun, polisi belum mengkonfirmasi secara resmi.

Kericuhan dalam demo kemarin telah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Presiden Jokowi menyebut demo sudah ditunggangi aktor politik.

"Saya menyesalkan kejadian bakda isya, seharusnya (demo) sudah bubar tapi rusuh. Dan ini sebelumnya telah ditunggangi aktor politik untuk memperkeruh situasi,” ucap Jokowi dalam konferensi pers semalam.

Kendati demikian, Jokowi berterima kasih kepada kiai, ustaz dan ulama yang telah memimpin umat Islam untuk tertib dalam unjuk rasa.

Terkait tuntutan demonstran agar proses hukum terhadap Ahok ditegakkan, Jokowi menjamin hal itu. Menurutnya, proses hukum akan dituntaskan secara tegas, cepat dan transparan.

Belumnya sebagai presiden, saya telah memerintahkan menerima pengunjuk rasa pada Menkopolhukam, Pangab dan Menag. Dalam kesempatan itu juga telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan," kata Jokowi. 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww