Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MPR Tekankan Pentingnya Waspadai Penularan Covid-19 di Libur Panjang
Nasional
21 jam yang lalu
MPR Tekankan Pentingnya Waspadai Penularan Covid-19 di Libur Panjang
2
MPR: Revisi UU Otonomi Khusus Papua harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan
MPR RI
22 jam yang lalu
MPR: Revisi UU Otonomi Khusus Papua harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan
3
PBFI Jawa Timur Dapat Pesan dari KASAD
Olahraga
6 jam yang lalu
PBFI Jawa Timur Dapat Pesan dari KASAD
4
Pemberian Vaksin Covid-19 Didahulukan kepada Kelompok Usia 18 - 59 Tahun, Ini Alasan Pemerintah
Kesehatan
14 jam yang lalu
Pemberian Vaksin Covid-19 Didahulukan kepada Kelompok Usia 18 - 59 Tahun, Ini Alasan Pemerintah
5
Pengamanan Aksi Demo Tolak Ciptaker Diminta Tak Gunakan Peluru Tajam
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Pengamanan Aksi Demo Tolak Ciptaker Diminta Tak Gunakan Peluru Tajam
6
Polisi Tangkap Penyebar Daring Undangan Kerusuhan Demo Tolak Ciptaker
Hukum
11 jam yang lalu
Polisi Tangkap Penyebar Daring Undangan Kerusuhan Demo Tolak Ciptaker

Sebelum Dibunuh, Hakim PN Medan Ingin Ceraikan Sang Istri

Sebelum Dibunuh, Hakim PN Medan Ingin Ceraikan Sang Istri
Hakim Jamaludin (kanan) dan istri sekaligus pembunuhnya, Zuraida Hanum. (detik.com)
Jum'at, 10 Januari 2020 10:10 WIB
MEDAN - Pihak kepolisian menduga motif Zuraida Hanum (41) membunuh suaminya Jamaludin, hakim PN Medan, karena sakit hati akan dicerai.

''Rumah tangga sudah retak dan sakit hati karena mau dicerai,'' kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Kamis (9/1/2020) malam, seperti dikuti dari detik.com.

Pengacara hakim Jamaluddin, Maisarah, membenarkan bahwa kliennya ingin menceraikan sang istri, Zuraida Hanum. Maisarah mengatakan, permintaan itu disampaikan kepadanya tiga hari sebelum Jamaludin ditemukan tewas.

''Saya dikonsultasi, rencananya mau dikasih untuk ibu (istri Jamaluddin), cuma mungkin ibu ada pengacara sendiri atau gimana, saya nggak tahu. Terakhir di tanggal 26 (September 2019) bapak minta kami untuk mendampinginya,'' jelas Maisarah saat dihubungi detik.com, Kamis (9/1/2020).

Ads

Maisarah mengatakan, Jamaluddin berencana menyerahkan berkas perceraian itu kepadanya pada Rabu (27/11). Namun, karena dia masih mengerjakan berkas perkara lain, pertemuan itu tidak jadi dilakukan.

''Rabu di WA (WhatsApp) salinannya putusannya nggak bisa siap Rabu itu, katanya besok ya, bilangin Kamis. Karena Kamis saya nggak ada kerjaan, saya nggak keluar. Jadi hari Jumatlah saya pikir ngambil-nya karena ada mau ngambil salinan putusan tadi,'' jelas Maisarah.

Maisarah menceritakan, pertemuannya dengan Jamaluddin tidak kunjung terjadi. Maisarah juga mengaku mengetahui Jamaluddin tewas berdasarkan informasi dari rekan kerjannya

Minta Dihukum Berat

Sementara anak sulung hakim Jamaluddin, Kenny Akbari, menganggap perbuatan ibu tirinya terlalu kejam. Kenny adalah anak dari istri pertama hakim Jamaluddin. Zuraida Hanum sendiri diketahui merupakan istri kedua Jamaluddin.

''Harapannya pelaku diberi hukuman seberat-beratnya, kalau bisa seumur hidup,'' ujar Kenny Akbari, saat dihubungi (Kamis/9/1/2020).

Saat pembunuhan, Kenny tidak berada di lokasi kejadian. Dia mengaku sedang di rumah sakit saat ayahnya dibunuh pada 28 November lalu.

''Saat kejadian saya di rumah sakit, baru pulang pada hari Jumat. Saya tak di tempat waktu kejadian,'' paparnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
GoNews Setelah Bunuh Suaminya, Istri Hakim Jamaludin Ambil Uang Duka ke PN Medan
GoNews Saat Rekonstruksi, Zuraida Sebut Hakim Jamaludin Terus-menerus Selingkuh dan Pernah Bawa Perempuan ke Rumah
GoNews Begini Kesaksian Putri Hakim Jamaludin Tentang Hubungan Ayah dengan Ibu Tirinya
GoNews Hakim Jamaludin Dibunuh Istri bersama Kekasih Gelap, Zuraida Tindih Korban Saat Dibekap
GoNews Lagi, Tim Pengabdi FPP UNP Lakukan Program Pengembangan Nagari Binaan di Kawasan Agrowisata Payo Solok
GoNews Isteri Petani di Kapelgam Pessel Ini Dilatih Mengolah Semangka Afkir Menjadi Aneka Produk Olahan Makanan
GoNews Ciptakan Peluang Kerja, Remaja Putri Beserta Ibu-ibu di Maninjau Ini Diberikan Pelatihan Tata Rias dan Mahendi
GoNews Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoNews Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoNews 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
GoNews Hasil Survei Indo Barometer, Prabowo dan Anies Baswedan Capres Terkuat pada Pilpres 2024
GoNews Korban Tewas Akibat Virus Corona Jadi 6 Orang, Iran Tutup Sekolah dan Kampus
GoNews Angin Panas Berkecepatan 60 Kilometer/Jam Terjang Sumbar
GoNews Seluruh Siswi SMPN 1 Turi yang Hilang Ditemukan, Korban Tewas Jadi 10 Orang
GoNews Terus Meluas ke Luar China, WHO Prediksi Virus Corona Akan Menjangkiti Seluruh Negara
GoNews Virus Corona Kembali Renggut Jiwa di Korsel, Terinfeksi 346 Orang, Terbanyak di Luar China
GoNews Jenazah Siswi SMPN 1 Turi Korban Hanyut Sempat Tertukar dan Dimakamkan, Dibongkar Lagi Setelah Ketahuan
GoNews Gigih Bongkar Korupsi, PNS Jujur Ini 53 Kali Dipindahtugaskan dalam 26 Tahun
wwwwww