Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

T. B. Soenmandjaja: Ketidakadilan Sosial Bisa Menciptakan Radikalisme

T. B. Soenmandjaja: Ketidakadilan Sosial Bisa Menciptakan Radikalisme
Anggota MPR dari Fraksi PKS, T. B. Soenmadjaja. (legislatif.co)
Sabtu, 19 Maret 2016 12:18 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Anggota MPR dari Fraksi PKS, T. B. Soenmadjaja dalam acara Netizens Jogja Ngobrol Bareng MPR,19 Maret 2016, di Jogjakarta, radikalisme dan fundametalisme bisa disebabkan oleh tiga hal.

Tiga hal itu adalah karena faktor keluarga, pada masa lalunya bisa saja karena dulunya keluarga mereka mengalami konflik sehingga apa yang dialami membekas pada dirinya. Faktor kedua adalah proses pendidikan atau pengajaran. Faktor ketiga, karena pilihan. "Seseorang bisa memilih menjadi radikal atau tidak," ujarnya.

Soenmandjaja menambah, yang menyebabkan seorang menjadi radikal juga bisa dikarenakan kebijakan pemerintah yang bisa berdampak pada dendam. Kebijakan itu seperti kebijakan yang tidak adil pada masyarakat dalam masalah ekonomi, pendidikan, lapangan pekerjaan, dan lain sebagainya.

Radikalisme ini menurut Soenmandjaja bisa terjadi tidak hanya di kalangan orang yang tidak berpendidikan namun di kalangan orang yang berpendidikan pun juga bisa terjadi. ***

wwwwww