Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton
Aksi Demo Pengemudi Taxi Tolak Transportasi Online

Reskrim Polda Antisipasi Rencana Serangan Balik dari Driver Ojek Online

Reskrim Polda Antisipasi Rencana Serangan Balik dari Driver Ojek Online
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti. (GoRiau.com)
Selasa, 22 Maret 2016 16:51 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Terkait rencana serangan balasan dari Ojek Online, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi dan siaga penuh dalam pengamanan.

"Gojek tadi juga saya bubarkan. Beberapa sudah dibawa ke Polda, dan Polres. Intinya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Krishna di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Ia menelaskan, saat ini pihak Kepolisan, sudah melakukan pengecekan di sejumlah wilayah di Jakarta, untuk menghindari terjadinya gesekan antara pengemudi ojek nline dengan supir taksi konvensional.

"Intinya mereka juga cari makan. Satu dua orang bisa memicu. Apapun kalau itu buat kerusuhan di Jakarta, itu akan jadi tanggung jawab kami," tegasnya.

Meski demikian, menurutnya, saat ini pihak Kepolisian terus melakukan pengamanan guna mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.

"Kita berharap setelah bubar kondisinya aman-aman saja, namun kita tetap bersiaga penuh, karena suasananya masih sedikit tegang, meski secara keseluruhan sudah kondusif," pungkasnya. ***

wwwwww