Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Saat Shalat Subuh Impian Wako Padang Jamaah Ramai dan Berdesakan di Masjid

Saat Shalat Subuh Impian Wako Padang Jamaah Ramai dan Berdesakan di Masjid
Wako Padang H. Mahyeldi memotivasi siswa ketika shalat subuh di Masjid Darussalam, Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (23/4/2016). (Humas)
Minggu, 24 April 2016 06:00 WIB

PADANG – Walikota Padang menginginkan masjid dan mushalla ramai. Terutama pada saat shalat subuh. Sehingga ramainya masjid dan mushalla seperti pelaksanaan shalat Jumat.

“Kita ingin masjid dan mushalla di Padang ketika subuh sama ramainya dengan shalat Jumat. Berdesakan yang ingin masuk,” kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo saat memberikan reward bagi “Pejuang Subuh” di Masjid Darussalam, Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (23/4/2016).

Keinginan yang disampaikan Walikota tersebut untuk memotivasi seluruh umat Muslim yang ada di Padang agar tidak meninggalkan shalat subuh. Sebab, menurut Walikota, pada saat subuh itu malaikat datang menurunkan rezeki kepada seluruh umat.

“Ketika malaikat turun membawa rezeki, kita sedang berdoa,” sebut Walikota.

Mahyeldi menyebut bahwa program hafal Alquran dan “Pejuang Subuh” sudah berjalan dengan baik. Warga, terutama anak-anak hingga remaja dibimbing orangtua untuk belajar Alquran serta melaksanakan shalat subuh berjamaah berturut-turut di masjid maupun mushalla.

“Sekarang sudah bertambah banyak yang hafal Alquran. Kemarin saya bersama gubernur telah mewisuda sebanyak enam ratusan lebih penghafal Alquran. Sebelumnya juga begitu, lebih 30 orang yang hafiz,” ungkap Walikota.

Di Masjid Darussalam, sebanyak 10 “Pejuang Subuh” menerima reward dari Walikota Padang. Penerima reward tersebut yakni Nuraini, Raditya, Devi Permatasari, Wahyu Darmawan, Brahma Suhendar, Rivaldi, Bagas, Adrian, Angelina, serta Icha.

Sedangkan “Pejuang Subuh” di Mushalla Nurusalam yang mendapat reward dari Walikota Padang yakni Tasya Wulandari, Ananda Aulia Putri, Faira Nadiva, Salsa Nabila, Luthfi Fajar Putra, Nabila Marsani, Jihan Ramadhani, Sefri Chandra Putra, M. Firdaus, Sovia Martina, Nurhalimah, Devri Fernando. (Charlie/Mursalim)

Editor:Calva
Kategori:Umum, Badminton
wwwwww