Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Nyamar Jadi Wanita, Seorang Guru Honor di Pekanbaru Nekat Rampok Rekan Kerjanya di Sekolah

Nyamar Jadi Wanita, Seorang Guru Honor di Pekanbaru Nekat Rampok Rekan Kerjanya di Sekolah
Rf, usai diamankan ke kantor polisi, Senin kemarin
Selasa, 03 Mei 2016 07:50 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang pria berinisial Rf (33), yang berprofesi sebagai guru honor di Pekanbaru, Riau terpaksa diamankan ke Mapolsek Bukit Raya. Ia terlibat aksi perampasan dengan kekerasan, di mana korbannya adalah seorang guru, yang tak lain rekan sesama pengajar di sekolah tersebut.

Hari Pendidikan Nasional kemarin tercoreng atas ulah Rf. Kenapa tidak, ia sengaja berdandan menggunakan kostum perempuan dengan maksud menutupi identitasnya. Lalu ia nongkrong sejak pagi di sekolah tempatnya mengajar, di Jalan Madrasah, Pekanbaru. Tujuannya, untuk menunggu sasaran, yakni guru yang datang pagi-pagi.

Benar saja. Tak lama berselang, muncul seorang guru, sebut saja namanya Bu Desi (24). Lantaran masih pagi dan situasi sekolah sepi, Rf pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dari belakang, Rf langsung menyekap mulut Bu Desi. Menerima itu, Bu Desi tak tinggal diam, ia pun memberikan perlawanan dan meronta.

Melihat sasarannya melawan, Rf pun kalap. Tak sungkan-sungkan ia lalu memukul Bu Desi bahkan membantingnya ke lantai. Usai itu, ia merampas tas milik Bu Desi dan bergegas kabur. Namun sayang, Rf pun dipergoki guru lain dan pihak keamanan sekolah. Pelaku terkepung dan tak bisa lagi melawan. Kemudian, Rf digiring ke Mapolsek Bukit Raya.

"Kejadiannya Senin kemarin sekitar pukul 07.30 WIB. Iya, memakai pakaian wanita. Jadi yang bersangkutan berhasil ditangkap sebelum kabur meninggalkan sekolah," jawab Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Richardo, melalui Kanit Reskrim, Ipda M Bahari Abdi, Selasa (3/5/2016) pagi.

Selain Rf, polisi juga berhasil menyita beberapa barang bukti diantaranya uang tunai Rp3 juta, tas sandang, sehelai baju gamis, jilbab, masker dan sarung tangan, yang ditenggarai digunakan pelaku saat beraksi. "Sudah kita amankan di Mapolsek. Pelaku juga sudah kita mintai keterangannya," singkat Abdi. ***

Sumber:honorer nyamar jadi wanita
Kategori:Beladiri, Badminton
wwwwww