Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Perebutan Sabuk Dunia OPBF, Petinju Afrizal Tamboresi Optimis Kanvaskan Takuma Inoui

Perebutan Sabuk Dunia OPBF, Petinju Afrizal Tamboresi Optimis Kanvaskan Takuma Inoui
Petinju Afrizal Tamboresi ketika pamit dengan Kasatpol PP Kota Padang Firdaus Ilyas. (Humas/Charlie)
Selasa, 03 Mei 2016 07:53 WIB

PADANG - Akhir pekan ini akan menjadi momen yang sangat penting bagi petinju asal Padang, Sumatera Barat, Afrizal Tamboresi. Petinju yang sarat pengalaman ini akan bertarung memperebutkan gelar juara dunia kelas bantam junior 52,2 Kg versi OPBF di Tokyo, Jepang, Minggu (8/5/2016). Tak tanggung-tanggung, Afrizal Tamboresi atau akrab disapa Tambo ini akan menantang pemegang gelar OPBF, Takuma Inoui.

Meski lawan yang dihadapi merupakan pemegang sabuk kelas bantam yunior 52,2 Kg OPBF, Tambo tidak serta merta ciut nyalinya. Tambo justru optimis dapat menganvaskan lawannya.

"Saya optimis dan yakin untuk pertandingan ini," ujarnya saat dilepas Ketua Sasana Tinju Satpol PP Boxing Camp, Firdaus Ilyas, Senin (2/5/2016) di ruang rapat Mako Satpol PP Padang.

Sejak beberapa waktu belakangan ini, Tambo memang berlatih cukup intensif. Tambo mengaku persiapan menghadapi pertandingan tersebut sudah maksimal. "Setiap hari saya melakukan sparring partner dengan petinju dari Pelatda PON," ungkap Tambo.

Meski begitu, Tambo tak memandang enteng lawannya. Sebab Takuma Inoui bermain di hadapan publiknya sendiri. Kendati Tambo lebih berpengalaman dalam bertanding dengan 16 kali bertanding tanpa pernah kalah, serta lawan yang dihadapi baru enam kali bertanding dan masih berusia 21 tahun, namun Tambo mengaku tetap waspada.

Sementara itu, Firdaus Ilyas mengatakan, Tambo adalah petinju kebanggaan Kota Padang yang sudah mendunia. Menurutnya, memperebutkan sabuk Juara Dunia OPBF ini bukan hanya membawa nama Padang, namun juga mengibarkan bendera Merah Putih.

"Afrizal Tamboresi bertekad mengharumkan nama Indonesia di mata internasional. Ini menjadi kebanggaan buat Padang, karena putra terbaik kita bisa mengibarkan bendera Indonesia dan menyanyikan lagu Indonesia Raya," tutur Kasatpol PP Kota Padang ini.

Firdaus berkomitmen untuk menjadikan Satpol PP Padang sebagai ladang pembinaan atlet, serta memperhatikan atlet berprestasi. Karena selama ini memang Satpol PP mengelola seluruh cabang olahraga dan melahirkan atlet.

"Kita selalu memotivasi setiap personil untuk terus berprestasi," sebutnya.

Sekretaris Umum Komisi Tinju Indonesia (KTI) Sumbar, Ilham Tanjung menasehati agar Afrizal Tamboresi menjaga kesehatan. Sebab, faktor perbedaan cuaca justru akan mempengaruhi penampilan.

Tidak itu saja, Ilham Tanjung juga mewanti-wanti agar Tambo berhati-hati dalam bertarung. Karena petinju Jepang memiliki karakteristik non teknis dalam bertanding.

"Afrizal Tamboresi harus benar-benar mempersiapkan diri. Karena karakter petinju Jepang ada semacam mafia memanfaatkan nonteknis. Ronde pertama hingga keempat jangan menghabiskan tenaga, jangan ada pukulan sia-sia, pancing emosinya, baru dihajar di ronde-ronde terakhir," tuturnya.

Pihaknya berharap Afrizal Tamboresi dapat memenangkan peraturan dan mengukir sejarah. Sehingga Sumbar, khususnya Kota Padang memiliki petinju juara dunia versi OPBF bertitel internasional. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Non Olympic, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww