Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

22 Jam Tenggelam, Jasad Azhari Ditemukan Mengapung

22 Jam Tenggelam, Jasad Azhari Ditemukan Mengapung
Tim SAR saat mencari korban.
Senin, 16 Mei 2016 15:33 WIB
Penulis: AL FAHD RADI FAHLEFI

TAPAKTUAN – Jasad Azhari Abdullah (bukan Azhari Ismail-red) ditemukan mengapung sekira 100 meter dari lokasi ia tenggelam akibat dihempas ombak setingi dua meter pada hari Minggu kemarin. “Korban kita temukan dalam kondisi mengapung. Saat ditemukan, korban sudah tidak berbaju tetapi celana jin yang dipakai korban masih melekat pada tubuhnya. Sekujur tubuh korban dipenuhi luka,” ungkap Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri kepada GoAceh, Senin (16/5/2016).

Menurut May Fendri, jasad Azhari Abdullah (32), warga Lampanah Leunga, Kecamatan Seulimun, Aceh Besar itu ditemukan Tim SAR Aceh Selatan dan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Tapaktuan dan serta Tim Basarnas Meulaboh. Korban ditemukan pukul 10.30 WIB. Usai dievakuasi jenazah korban langsung dibawa ke RSU Yuliddin Away untuk divisum.

Sedangkan tujuh korban lain yang berhasil selamat sudah diperbolehkan pulang sejak sore kemarin setelah sempat dirawat di RSU Yuliddin Away. “Ke tujuh korban lain hanya mengalami luka ringan. Korban diperkenankan pulang pada sore kemarin,” kata Direktur BLUD RSU Yuliddin Away, dr Faisal SpAn.

Kujuh korban yang selamat adalah; Nauval (22) dan Abdul Muqaddam (21), keduanya penduduk Banda Aceh. Lima lainnya merupakan warga Seulimun Aceh Basar, masing-masing; Syahbi (21), Arif (26), Muttaqin (17), Reza Maulana (9) dan Syin Wani (45).

Mereka disebutkan datang ke Aceh Selatan dalam rangka menghadiri akad nikah salah seorang anggota keluarganya di Labuhanhaji Timur. Sebagian dari rombongan berminat berkunjung ke objek wisata tapak raksasa yang disebut Tapak Tuan Tapa. Informasi yang diperoleh di loaksi kejadian, saat itu semua korban sedang asyik berfoto selfi ketika tiba-tiba ombak besar menghantam. Azhari Abdullah terseret ombak dan jatuh tenggelam ke laut, sementara tujuh rekan korban berhasil selamat meski sempat sempoyongan dipukul ombak besar. 

Editor:TAM
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww