Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Di Depan Pengusaha Korea, Presiden Jokowi Paparkan Soal Reformasi Ekonomi

Di Depan Pengusaha Korea, Presiden Jokowi Paparkan Soal Reformasi Ekonomi
Presiden Jokowi saat berbicara di depan pengusaha Korea Senin (16/5/2016). (Setkab)
Senin, 16 Mei 2016 14:30 WIB
Penulis: TAM

SEOUL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dirinya amat senang bisa kembali datang ke Korea. Terakhir ia memenuhi undangan Presiden Korea menghadiri acara Korean-ASEAN Summit, Desember 2014. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan keynote speech dalam Morning Tea bersama 450 pengusaha Korea Selatan, Senin (16/5/2016.

 

Jokowi juga mengatakan jika Putrinya Kahiyang Ayu, sangat menyukai boyband asal Korea, Shinee. “Saya pergi menemani putri saya nonton konser Shinee. Saya juga pernah mempekerjakan manajer dari Korea untuk pabrik saya dan dia membuat produktivitas pabrik saya meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu tiga tahun. Anda sudah punya dua fans di Indonesia, saya dan putri saya,” canda Jokowi yang disambut tawa oleh para hadirin.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa Indonesia mampu bertahan di kala ekonomi global sedang susah. “Di kala pasar modal China dan Amerika Serikat turun dan harga minyak dunia jatuh, nilai rupiah kita stabil dan pasar modal kita hanya turun sedikit. Saya percaya di Indonesia kita sudah mencapai stabilitas ekonomi yang baik. GDP seperempat tahun pertama tahun 2016 kita sudah keluar dan saya percaya di Indonesia kita sudah mencapai stabilitas ekonomi yang baik,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menjelaskan tentang reformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang masif di Indonesia. Hal tersebut juga ditunjang dengan 12 paket ekonomi serta pemangkasan izin investasi dan usaha. “Anda bisa cek di media-media. Saya yakinkan Anda bahwa kami akan terus melakukan reformasi ekonomi, mempermudah investasi, dan keterbukaan,” ujar Jokowi.

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menlu Retno Marsudi, Mendag Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, dan Ketua KEIN, Sutrisno Bachir. (setkab)

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Ekonomi, PON
wwwwww