Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Salahkan Orang Tua Yuyun, Gerindra: Menteri Yohana Pantas Direshuffle

Salahkan Orang Tua Yuyun, Gerindra: Menteri Yohana Pantas Direshuffle
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise
Rabu, 01 Juni 2016 00:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise yang mengatakan banyaknya kekerasan terhadap anak merupakan salah orang tua, mendapat tanggapan beragam.

Bahkan Anggota Komisi VIII Rahayu Saraswati dari fraksi Gerindra menyebut, Menteri Yohana pantasnya diganti atau di reshuffle.

"Tolong kita sebagai warga negara, kita juga punya permasalahan sosial ekonomi. Kalau tidak bekerja, bagaimana kita bisa menghidupi keluarga? Kita harus betul-betul melihat suatu kejadian dengan jeli. Jangan malah memperkeruh masalah, Menteri Yasona tak layak berucap seperti itu dengan menyalahkan orang tua yang bekerja," jelasnya.

"Ya kalau begini cocoknya dia diganti," timpalnya.

Bukan hanya Rahayu, Anggota Komisi VIII DPR dari fraksi PKB, Maman Imanulhaq mengatakan pernyataan itu menyakitkan. "Ibu menyalahkan orangtua. Ini suatu hal yang menyakitkan," kata Maman.

Yohana saat gelar rapat dengan Komisi VIII sempat menyatakan, bahwa kasus pemerkosaan terhadap anak yang saat ini terjadi, adalah wujud krisis pengasuhan anak. Yohana mencontohkan kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun, 14 tahun, di Bengkulu pada April 2016.

"Itu yang salah sebenarnya adalah orang tuanya. YY ditinggal orang tuanya ke kebun. Dia di rumah sendirian," ujar Yohana saat rapat kerja gabungan bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 30 Mei 2016.

Anggota DPR menilai sikap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yahona Yambise salah dengan menyalahkan orangtua Yuyun sehigga anaknya diperkosa 14 tahun.***

wwwwww