Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Pertanyakan Kondisi BUMD, Komisi B Panggil Hearing Asisten II dan Bagian Ekonomi Setdakab Meranti

Pertanyakan Kondisi BUMD, Komisi B Panggil Hearing Asisten II dan Bagian Ekonomi Setdakab Meranti
Saat berlangsungnya hearing Komisi B DPRD dengan Asisten II dan Bagian Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti, Senin (13/6/2016) - ist
Senin, 13 Juni 2016 19:50 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti memanggil hearing Asisten II Anwar Zainal dan Bagian Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti, Senin (13/6/2016). Pemanggilan ini terkait untuk mempertanyakan kondisi BUMD PT Bumi Meranti saat ini.

Hadir dalam hearing, Asisten II Anwar Zainal dan Kabag Ekonomi Agusyanto Bakar. Sementara dari Komisi B terlihat Dedi Putra SHi, M Tartib, Taufiek, Asmawi, dan Muzakir.

Dedi Putra didampingi Taufiek dan Asmawi ketika ditemui usai hearing mengatakan dalam pertemuan itu mereka mempertanyakan tentang BUMD Meranti yang terkesan 'mati suri' itu. Rupanya, menurut Dedi, pihak Pemda memberikan jawaban bahwa telah ditempuh cara-cara agar BUMD bisa beroperasi seperti mana yang diharapkan bersama.

"Jawaban Pemda Meranti, mereka telah lakukan upaya-upaya terkait operasional BUMD ini. Menurut Pemda, permasalahan di BUMD terkait dengan administrasi," kata Dedi.

Ditambahkan Asmawi dan Taufiek, kedepannya mereka kembali akan mengagendakan pemanggilan BUMD dengan Pemda Meranti. Hal itu guna memperjelas masalah yang ada di badan usaha plat merah tersebut.

"Sifatnya kita hanya menfasilitasi antara Pemda dengan BUMD. Kita jadwal ulang hearing itu," ujar Taufiek yang diaminkan Asmawi. ***

wwwwww