Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Serba-serbi Idul Adha

Jelang Idul Adha, SPG Cantik Ini Ngaku Lebih Mudah Jualan Sapi Dibanding Jual Rumah

Jelang Idul Adha, SPG Cantik Ini Ngaku Lebih Mudah Jualan Sapi Dibanding Jual Rumah
Salah satu SPG Sapi di Depok. (istimewa)
Minggu, 11 September 2016 00:52 WIB
JAKARTA - Jelang Hari Raya Idul Adha, para penjual hewan kurban mulai berjamuran membuat persaingan antar penjual tidak dapat dihindari. Berbagai cara akan dilakukan untuk menarik perhatian pembeli, salah satunya dengan menghadirkan Sales Promotion Girl (SPG).

Pemilik Mall Penjualan Hewan Kurban, Haji Dodi mempekerjakan SPG cantik untuk membantu menjual hewan-hewan kurban. Dengan kostum yang bertema koboi para SPG ini siap melayani pembeli dengan ramah dan senyum yang menawan.

"Kita ini karyawan Pak Haji. Saya dulu kerja di bagian properti. Tapi disuruh Pak Haji jadi SPG di sini untuk bantu-bantu," kata salah satu SPG Mall Hewan Kurban, Sabtu (10/9/2016) di Depok.

Dia mengaku menjual sapi kurban lebih mudah dibandingkan harus menjual properti. Hal ini dilihat dari cara kerja mereka untuk mengetahui jenis dan harga sapi hanya dengan memasukkan nomor sapi yang dipilih.

"Lebih mudah jual sapi dari pada properti, satu hari bisa belasan sapi yang terjual kalau di properti agak susah," imbuhnya.

Dirinya yang sudah 4 tahun menjadi SPG hewan kurban ini sudah sangat mengerti mengenai sapi, mulai dari jenis-jenis sapi yang di jual sampai hal lain yang berkaitan dengan sapi.

"Di sini ada sapi dari Madura, Bali, Limosin sapi yang paling berat ya sekitar 1,4 ton lah. Saya sudah khatam karena sebelumnya ada trening dulu dari pak Haji," Katanya.

Selain itu dirinya juga mengaku tidak terganggu dengan bau sapi, meski dirinya pernah diledekin bau sapi oleh teman-temannya.

"Awal jadi SPG suka diledekin sama teman-teman, bau sapi. Lah kan memang kerja di tempat sapi pasti bau sapi lah," pungkas Junita sambil tertawa. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, Olympic, Badminton
wwwwww