Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Voli

Masih Ada Komplain dari Masyarakat, Bupati Siak Ingin Program Kemiskinan Tepat Sasaran

Masih Ada Komplain dari Masyarakat, Bupati Siak Ingin Program Kemiskinan Tepat Sasaran
Bupati Siak H Syamsuar memimpin rapat pembahasan bantuan keuangan Riau tahun 2017 dan pendataan klarifikasi data penduduk miskin. (foto:humas siak).
Rabu, 09 November 2016 02:20 WIB
SIAK SRI INDRAPURA, - Lima tahun menjabat Bupati Siak, ternyata H Syamsuar masih menerima komplain dari masyarakat terkait data kemiskinan, sehingga program yang diluncurkan pemerintah daerah tidak tepat sasaran.

"Masih sering kita dengar komplain dari warga, karena data warga miskin tak valid, dampaknya program pemberantasan kemiskinan yang kita laksanakan selama ini dinilai tak tepat sasaran," kata Syamsuar, saat memimpin rapat pembahasan bantuan keuangan Riau tahun 2017 dan pendataan klarifikasi data penduduk miskin, sekaligus membicarakan persiapan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Balai Zamrud Komplek Adi Praja Kediaman Bupati Siak, Senin (7/11/2016) malam.

Syamsuar meminta penanganan kemiskinan perlu dimulai dengan data awal yang benar, jika data keliru maka penangulangan kemiskinan tidak akan selesai.

"Akurasi dan validitasi data merupakan syarat mutlak tolak ukur untuk menunjang penanganan kemiskinan yang komprehensif guna mewujudkan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Siak," tegasnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak Jasril menanggapi positif arahan Bupati Siak itu. Dia menjelaskan data statistik terus mengalami pergerakan. Untuk itu upaya mengupdate data per 6 bulan merupakan solusi yang bagus," ujarnya.

Di samping itu, terkait persiapan HAKI, Syamsuar meminta rembukan dari semua pihak agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan sukses.

"Nantinya dalam perayaan tersebut kita buat kegiatan yang berkaitan dengan budaya Melayu, berkaitan dengan korupsi, seperti pantun baik pun syair yang berisi tentang anti korupsi dan menyangkut hati nurani," tutupnya.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Siak Alfedri, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak T Hamzah, Asisten I, II, dan III Setdakab Siak, Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat dan pejabat terkait lainnya. *** #SIAK

Editor:Satria Donald
Kategori:Voli
wwwwww