Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

"Papa" Setya Novanto Diperiksa KPK, Fahri Hamzah: Paripurna DPR RI Hari Ini Batal

Papa Setya Novanto Diperiksa KPK, Fahri Hamzah: Paripurna DPR RI Hari Ini Batal
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (GoNews/Muslikhin)
Selasa, 13 Desember 2016 17:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, pengunduran jadwal paripurna DPR RI hari ini ke hari kamis (15/12) lantaran Ketua DPR RI, Setya Novanto dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau jadwal pengunduran jadwal paripurna karena memang paripurna kita tinggal dua hari yakni hari ini dan kamis. Sementara hari ini karena pak ketua sedang tidak ada. Pemanggilan oleh KPK maka kita gabung paripurna menajdi hari Kamis," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

Dikatakan Fahri, paripurna nanti akan dilaksanakan seharian yakni mulai dari pagi dengan jumlah enam agenda.

"Sisanya adalah masuk reses. Tadi rapat bamus enggak sampai 2 menit. Toktok tok setuju. Mudah-mudahan tidak ada kesalahan," jelasnya.

"Ini kan karena jadwal pertama reses tanggal 9. Karena reses diundur jadwal pimpinan enggak bisa lengser jadi keliatan kayak enggak ada. Harusnya sudah jatuh reses," pungkasnya. ***

wwwwww