Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

PSSI Diminta Serius Pantau Bibit Pemain dari Daerah

PSSI Diminta Serius Pantau Bibit Pemain dari Daerah
Suasana Konggres PSSI di Ancol beberapa bulan yang lalu. (dok. GoNews)
Minggu, 25 Desember 2016 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG- Pengamat bidang olahraga dari Kota Padang, Sumatera Barat, Dedi Umar mengatakan pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) harus serius memantau bibit pesepakbola berbakat di daerah sebab selama ini cenderung terabaikan.

"PSSI perlu turun dan memperhatikan situasi dan kondisi sepak bola yang ada di daerah, sebab banyak bakat anak daerah bisa dijadikan penerus senior pesepak bola saat ini," katanya di Padang seperti dilansir dari Antara, Minggu (25/12/2016).

Menurut dia, banyak pesepakbola muda di daerah mempunyai kemampuan fisik yang bagus, tinggal saja diarahkan pada pengalaman bermain dan teknik bermain bola, maklum saja anak daerah hanya tahu menang.

Ia menambahkan banyak pemain hebat saat ini berasal dari pantauan langsung pelatih ke daerah seperti yang dilakukan Indra Syafrie saat melatih Tim nasional U-19 beberapa tahun lalu.

Pemain seperti Zulfiandi dari Bireuen Aceh, kapten tim Evan Dimas dari Surabaya, penyerang sayap Ilham Udin Armayn dari Ternate, Maluku Utara, Maldini Pali dari Sulawesi Barat, hingga Yabes Roni Malaifani dari Alor, Nusa Tenggara Timur semuanya pemain yang berkelas saat ini.

"Ini membuktikan banyak anak daerah di Indonesia mempunyai potensi untuk bermain di tim nasional," ujarnya.

Dengan adanya pantauan tersebut, katanya, anak daerah yang berumur muda memiliki kesempatan mewujudkan impian menjadi pesepak bola profesional.

"Potensi yang dimiliki anak-anak Indonesia sangatlah bagus, terutama mereka yang berasal dari Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua. Mereka punya semangat yang bagus dan kekuatan fisik, di bagian Barat seperti Sumbar banyak sekali bakat anak daerah yang patut dilihat oleh PSSI ," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Non Olympic, Sumatera Barat, DKI Jakarta
wwwwww